PORTAL BONTANG – Redaksi Portalbontang.com patut berbangga. Pemimpin Redaksi (Pimred), M Zulfikar A dinyatakan kompeten jenjang utama dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bontang.
Kegiatan UKW tersebut terselenggara berkat kerja sama PWI Bontang dengan PT Badak NGL dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang, serta menggandeng Lembaga Penguji Kompetensi Wartawan (LPKW) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta.
Sebanyak 21 peserta terdaftar dalam UKW yang digelar di Badak LNG Learning Center, mulai Kamis-Jumat, 21-22 November 2024.
Dari 19 peserta yang hadir secara penuh, 18 peserta dinyatakan kompeten, salah satunya adalah M Zulfikar A.
Kata Zulfikar, pengakuan kompetensi jenjang utama penting untuk membuktikan Portalbontang.com menjadi media yang bekerja profesional sesuai hukum pers dan kode etik jurnalistik.
“Alhamdulillah, setelah 8 tahun berkarier profesional sebagai jurnalis, predikat kompeten jenjang utama berhasil saya raih. Ini sebuah pencapaian sekaligus prestasi untuk Portalbontang.com yang telah berdiri selama tiga tahun terakhir,” ujarnya.
Zulfikar juga mengucapkan terima kasih kepada manajemen Promedia Teknologi Indonesia yang telah memberikan ilmu seputar pengelolaan dan manajemen media siber.
Baca Juga: Khutbah Jumat Hari Ini: Sadarlah, Waktu Tak Pernah Kembali dan Usia Makin Berkurang
Menurutnya, banyak ilmu yang didapat di Promedia menjadi bahan dalam mata uji jenjang utama tersebut.
“Lembaga penguji kali ini menerapkan standar baru, yakni memasukkan mata uji platform digital. Saya belajar banyak dari Promedia, dan Alhamdulillah hasilnya memuaskan,” katanya.
Ia berharap, dengan diraihnya kompeten jenjang utama, kepercayaan masyarakat terhadap pemberitaan Portalbontang.com semakin meningkat.
Baca Juga: Perpres 32 Tahun 2024: Dorong Industri Pers Sehat dan Jurnalisme Berkualitas
Kegiatan UKW kemudian ditutup oleh Pjs Wali Kota Bontang, Munawwar. Mengawali sambutannya, ia mengucapkan terima kasih kepada para penguji dari LPKW UPN Yogyakarta yang telah jauh-jauh hadir ke Bontang untuk menguji para wartawan.
“Ini salah satu bentuk peningkatan kualitas SDM agar berkualitas,” ujarnya.
Ia pun mengapresiasi sinergi yang dilakukan baik antara PWI Bontang, PT Badak NGL, Diskominfo Bontang, dan LPKW UPN Yogyakarta untuk menggelar UKW yang sudah diselenggarakan untuk keempat kalinya ini.
“Ini sebuah sinergi pentaheliks yang baik sekali. UKW ini bisa menjadi penyemangat wartawan untuk profesional dalam bekerja,” ucapnya.
Baca Juga: 4 Alasan Warga RI Harus Waspada Judi Online: Polri, Menko Polkam, hingga KUA Siap Bertindak Tegas
Munawwar juga menyebut profesi wartawan bukanlah profesi yang rendah. Menurutnya, profesi wartawan sama pentingnya, karena dapat membantu pemerintah menyebarkan informasi kepada khalayak luas.
“Contoh Dahlan Iskan dan Meutya Hafid, dari seorang wartawan akhirnya bisa naik menjadi pejabat publik,” katanya.
Dia berharap kegiatan UKW ini dapat berlanjut di kemudian hari. Munawwar juga berpesan kepada seluruh wartawan untuk membuat berita sebaik mungkin dan apa adanya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas peran wartawan yang telah membantu pemerintah menyebarkan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Baca Juga: Tom Lembong Bantah Tuduhan Korupsi Impor Gula, Istri Ungkap Sisi Pribadi Eks Mendag
“Buatlah media yang membangun Bontang untuk mewujudkan masyarakat yang baik dan memberi manfaat,” tukasnya.
Sementara itu, Pjs .Senior Manager Corporate Communication Badak LNG, Putra Peni Luhur Wibowo mengucapkan selamat datang di area kilang Badak LNG kepada seluruh undangan.
Ia menyebut kerja sama dan sinergi penyelenggaraan UKW kali ini adalah bentuk menjaga silaturahmi dengan wartawan.
Baca Juga: Tom Lembong Tantang Kejagung: 3 Fakta Baru Sidang Praperadilan Kasus Impor Gula
“Wartawan begitu berjasa dalam menyebarkan berita-berita Badak LNG agar bisa terdengar hingga internasional,” ujarnya.
Dengan adanya UKW ini, Peni berharap dapat meningkatkan kompetensi para wartawan yang dapat menaikkan kualitas media lokal menjadi nasional.
Direktur LKPW UPN Yogyakarta, Susilastuti DN sebelumnya mengumumkan hasil UKW yang telah diselenggarakan selama dua hari.
Meski ada yang dinyatakan belum kompeten, ia menyebut peserta tersebut tidak perlu berkecil hati, dan meminta untuk terus mengasah kemampuannya sebelum mengikuti UKW kembali.
“Belum kompeten bukan berarti buruk, karena bisa jadi hanya belum kompeten di salah satu mata uji dari sekian yang diujikan, selanjutnya bisa mengulang di periode berikutnya,” jelasnya.
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis: Kisah Haru Anak yang Memikirkan Keluarga Kelaparan di Rumah
Acara akhirnya ditutup dengan doa dan berfoto bersama Pjs Wali Kota Bontang, Diskominfo Bontang, manajemen PT Badak NGL, LPKW UPN Yogyakarta, serta para peserta dan panitia UKW. ***
***
Penulis: Rian G | Editor: M Zulfikar A