Portalbontang.com, Bontang - Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam, menyambut baik rencana pelaksanaan Bontang Open Turnamen Pickleball 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–21 Juni 2026 mendatang.
Ajang kompetisi olahraga berskala nasional tersebut akan dipusatkan di kompleks Lapangan Tenis Pemkot Bontang, Jalan Awang Long.
Menurut Rustam, turnamen ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Kota Bontang sekaligus menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui efek berganda (multiplier effect) dari kedatangan peserta luar daerah.
Baca Juga: Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang Winardi Minta Retribusi Bontang Kuala Biayai Kegiatan Budaya
“Ini adalah event yang sangat baik dan patut kita dukung bersama. Bontang Open ini bersifat terbuka, sehingga peserta dari seluruh Indonesia bisa mengikuti turnamen ini,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Rustam mengungkapkan, hingga saat ini peserta yang telah mendaftar tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur, melainkan juga dari Pulau Jawa, Sulawesi, dan berbagai daerah lainnya di Indonesia.
Kehadiran para atlet dan pendamping mereka diyakini akan memberikan dampak positif secara langsung terhadap sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Mereka akan datang ke Kota Bontang untuk bertanding. Tentu hotel, guest house, bahkan penginapan lainnya akan mendapatkan manfaat. Begitu juga UMKM dan pelaku kuliner yang bisa menikmati dampak ekonomi selama kegiatan berlangsung,” katanya menjabarkan potensi tersebut.
Baca Juga: Belum Akomodasi KMP dan MBG, Komisi B DPRD Bontang Minta Raperda Pengelolaan Aset Dirombak
Politikus ini menilai, penyelenggaraan event olahraga sekelas Bontang Open Pickleball harus terus didorong karena mampu menjadi sarana promosi daerah.
Oleh karenanya, ia berharap pemerintah daerah dan panitia pelaksana dapat memperluas publikasi kegiatan hingga ke seluruh provinsi di Indonesia, khususnya menyasar komunitas pencinta pickleball.
“Saya berharap agenda ini bisa sukses dan tersosialisasi dengan baik. Dengan begitu semakin banyak peserta yang datang dan ikut berpartisipasi dalam Bontang Open 2026,” tuturnya.
Baca Juga: Sekretaris Komisi A DPRD Bontang Dorong Perluasan Akses Kejar Paket bagi Warga Putus Sekolah
Untuk mendukung jalannya pertandingan di berbagai kategori, panitia telah menyiapkan seluruh fasilitas, baik lapangan dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor).
Selain fasilitas olahraga, panitia turut membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk mendirikan stan di sekitar lokasi kegiatan.
Para tamu dari berbagai daerah juga diharapkan dapat mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan pusat ekonomi lokal, seperti kawasan Bontang Kuala, Mangrove Park, pusat oleh-oleh daerah, hingga UMKM Center.
“Jadi nantinya kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perputaran ekonomi dan promosi pariwisata Kota Bontang,” tandasnya.(adv)