Konflik Iran vs Israel Memanas, Putin Tawarkan Mediasi, Trump Tolak Mentah-Mentah

Presiden Rusia, Vladimir Putin turut menanggapi bahkan menawarkan bantuan mediasi untuk mengakhiri konflik antara Iran dan Israel.

R
Konflik Iran vs Israel Memanas, Putin Tawarkan Mediasi, Trump Tolak Mentah-Mentah

Portalbontang.com, Moscow – Konflik Iran vs Israel kini tengah menyita perhatian sebagian publik internasional, pada Kamis, 19 Juni 2025.

Terbaru, Presiden Rusia, Vladimir Putin turut menanggapi bahkan menawarkan bantuan mediasi untuk mengakhiri konflik antara Iran dan Israel.

Putin menyatakan, serangan udara Israel atas Iran justru membuat konsolidasi atau persatuan antara masyarakat Iran kepada para pemimpinnya.

Baca Juga: Eks Pejabat MA Zarof Ricar Jadi Dalang Suap Vonis Bebas Ronald Tannur, Divonis 16 Tahun Penjara

“Hari ini kita melihat di Iran, ada suatu konsolidasi dari masyarakat Iran dan para pimpinan politiknya,” ujar Putin sebagaimana dilansir dari Reuters pada Kamis, 19 Juni 2025.

“Ini adalah isu sensitif, dan kita harus berhati-hati di ini. Tapi, menurut saya, suatu solusi bisa dicapai,” imbuhnya.

Perihal tawarannya untuk membantu mediasi dua negara di Timur Tengah itu, Putin menyoroti harus adanya suatu perjanjian yang menjamin antara keamanan Israel, dan keinginan Iran untuk mengembangkan program nuklir untuk sipil.

Pernyataan Putin itu diperkuat usai sebelumnya Israel sendiri berdalih, serangan udara mereka ke Iran pada Jumat, 13 Juni 2025, bertujuan untuk menghentikan Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.

Baca Juga: Kisah Bripka Rofiq Alami Lutut Pecah demi Tegaknya Keadilan, Raih Penghargaan Jelang Hari Bhayangkara ke-79

“Saya percaya, sebaiknya kita mencari cara menghentikan konflik ini dan mencari solusi bagi Israel dan Iran untuk mencapai suatu kesepakatan,” tegasnya.

Di sisi lain, Putin menyebut 200 warga negara Rusia bekerja di reaktor nuklir Bushehr, di sebelah selatan Iran. Perusahaan itu dibangun oleh perusahaan Rusia, Rosatom.

“Kita sudah sepakat dengan para pemimpin Israel, bahwa keamanan mereka harus dijamin,” tukasnya.

Baca Juga: Ratusan Jemaah Haji Kaltim Kloter 2 Samarinda Tiba di Tanah Air, Dua Orang Meninggal Dunia di Tanah Suci

Terpisah, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah mendengar perihal tawaran Putin tersebut.

Tokoh nomor 1 di negara sekutu Israel itu bahkan mengklaim dirinya telah menolak rencana Putin untuk memediasi di tengah konflik Iran-Israel.

“Saya sudah bicara dengannya kemarin. Dia (Putin) betul-betul menawarkan bantuan untuk memediasi konflik (Iran-Israel),” terang Donald Trump sebagaimana dikutip dari NY Post, pada Kamis, 19 Juni 2025.

“Tapi saya bilang: Tolong, urus mediasimu sendiri,” kata Trump merujuk pada konflik Rusia-Ukraina yang juga hingga kini masih berkecamuk.***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu