PORTAL BONTANG – Bertempat di Sosial Cafe, Selasa 3 September 2024, tiga dewan juri dan panitia berkumpul untuk melakukan penilaian Lomba Foto bertema Cerita Sore yang digagas Bontang PhotoGraphic Club (Graphic Bontang) dalam rangka memperingati HUT ke-16.
Lomba Foto bertema Cerita Sore merupakan bagian dari kegiatan Hunting Bareng yang diinisiasi Bontang PhotoGraphic Club pada Sabtu, 31 Agustus 2024 di Mangrove Berbas Pantai.
Untuk mengikuti lomba foto, para peserta harus mengunggah 3 foto terbaiknya di media sosial Instagram dengan tagar #graphic16 #bontangphotographiclub yang prosesnya telah diakhiri pada 2 September 2024.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-16, Bontang PhotoGraphic Club Gelar Hunting Bareng dan Lomba Foto
Dewan juri yang terdiri dari Hendra Saputra, Anjas Setiady, dan Abdul Hakim melakukan penjurian yang terdiri dari beberapa tahapan.
Tahapan pertama, sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, dewan juri menentukan 26 nominasi dari 78 karya foto. Dewan juri memilih masing-masing satu foto peserta dari tiga foto yang diunggah.
Pengumuman 26 karya nominasi Lomba Foto bertema Cerita Sore diunggah di akun instagram graphic_bontang pada Rabu, 4 September 2024.
Pada tahap kedua, karya foto akan dikerucutkan menjadi 10 karya nominasi dan akan dirilis di akun Instagram Graphic Bontang pada Kamis, 5 September 2024.
Baca Juga: Pencabulan Terhadap Anak Bisa Lewat Internet? Pelajari Modus dan Perlindungan
Pada tahap ketiga, sesuai pengumuman, dewan juri akan memilih 4 karya foto terbaik yang akan menjadi juara 1, 2, 3, dan 4. Pada tahap ini, panitia menambahkan satu kejuaraan, yaitu juara foto favorit.
Lima karya foto terbaik juga akan diumumkan panitia melalui aku instagram graphic_bontang pada Jumat 6 September 2024.
Yang istimewa, pada Jumat 6 September 2024, panitia juga mengagendakan acara ngobrol bareng untuk membedah karya foto 26 peserta.
Baca Juga: X TV dari Elon Musk Kini Hadir di Ruang Tamu Anda
“Acara bedah karya rencananya akan kami adakan pada Jumat, 6 september 2024, pukul 19.00. Tempatnya akan kami informasikan kemudian melalui media sosial. Kami mengharap para peserta dapat hadir untuk dapat sharing bersama,” ujar Ashar selaku ketua panitia.
Menurut Ashar, selain memperingati HUT ke-16 Graphic Bontang, kegiatan Hunting Bareng dan Lomba Foto diadakan sebagai ajang silaturahmi dan mengangkat kembali gairah para pencinta seni fotografi di Kota Bontang.
Hal senada juga diungkapkan oleh Hendra Ahmad selaku ketua Graphic Bontang. Menurutnya, kegiatan ngumpul dan motret bareng ini sangat kreatif dan efektif bagi para pehobi foto.
Baca Juga: Pembaruan Sistem Google September 2024: Apa yang Baru dan Perlu Diketahui
Taufiqurrahman, salah satu pendiri Graphing Bontang pada tahun 2008, berharap agar event serupa terus diagendakan agar para pecinta fotografi Kota Bontang terus eksis dalam berkarya.
“Akan lebih baik juga jika program bedah foto seperti yang dulu rutin dilakukan dapat diagendakan lagi. Selain itu, ajang pameran harus direncanakan,” ujar Taufiq.
Kegiatan Hunting Bareng dan Lomba Foto yang digagas Bontang PhotoGraphic Club ini didukung oleh Pupuk Kaltim dan beberapa brand dan coffee shop, seperti Kopi Lebon, HDR Studio, Djoint Foto Cinema, dan Unlimithrift.Bxt. ***
***
Penulis: A. Hakim | Editor: A. Hakim