portalbontang.com, Bontang – Sinergi antara pemerintah dan perusahaan di Kota Bontang kembali membuahkan hasil manis bagi dunia pendidikan. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pupuk Kaltim secara resmi menyalurkan Zakat Beasiswa MADANI Tahun 2025 kepada ratusan penerima manfaat.
Acara penyerahan berlangsung khidmat di Ruang Pirus Hotel Equator, Jumat (5/12/2025). Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, perwakilan BAZNAS RI, manajemen Pupuk Kaltim, serta para mahasiswa penerima beasiswa.
Dalam sambutannya, Wali Kota Neni memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi perusahaan dalam menghimpun dana umat. Ia mengungkapkan bahwa potensi zakat perusahaan di Bontang sangat besar dan berdampak signifikan.
“Alhamdulillah, zakat perusahaan yang terkumpul setiap tahun kini sudah mencapai delapan miliar rupiah. Dana ini kita arahkan untuk pendidikan, kesehatan, dan berbagai program sosial agar manfaatnya dirasakan secara luas,” ujar Neni, dilansir dari Instagram @prokompim.bontang.
Lebih lanjut, Neni menjelaskan bahwa pengelolaan zakat ini memiliki payung hukum kuat melalui Perwali Nomor 10 Tahun 2019. Hingga saat ini, dana zakat yang telah dihimpun tahun 2025 mencapai Rp6,5 miliar. Pemerintah optimistis angka tersebut akan menyentuh target Rp8 miliar seperti capaian tahun sebelumnya.
Komitmen Pendidikan Tanpa Hambatan Biaya
Ketua UPZ Pupuk Kaltim, Achmad Rois, memaparkan bahwa tahun ini terdapat 317 mahasiswa yang berhak menerima Beasiswa MADANI. Program ini merupakan wujud komitmen perusahaan agar akses pendidikan tinggi dapat dinikmati oleh seluruh anak Bontang.
“Perusahaan berkomitmen memastikan tidak ada anak Bontang yang terhambat dalam mengejar pendidikan lebih tinggi karena kendala biaya,” tegas Rois.
Secara simbolis, penyerahan beasiswa dibagi ke dalam beberapa kategori dengan nilai yang variatif sesuai peruntukan, antara lain:
Beasiswa Tahfiz Quran: Total senilai Rp210.000.000
Beasiswa Tugas Akhir: Total senilai Rp149.500.000
Beasiswa Kebutuhan Dasar: Simbolis senilai Rp9.500.000
Apresiasi BAZNAS RI
Perwakilan BAZNAS RI, Achmad Sudrajat, menilai program ini sebagai bukti nyata kolaborasi efektif dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Ini adalah bukti kuatnya kolaborasi antara perusahaan dan lembaga zakat. Kami berharap beasiswa ini menjadi titik maju bagi mahasiswa yang sedang berjuang menempuh pendidikan,” tuturnya.
Selain penyerahan beasiswa, acara tersebut juga diisi dengan penyaluran donasi sosial untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh, serta pengumuman pemenang Lomba Seni Kapustiwa 2025. ***