Portalbontang.com, Bontang – Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) secara resmi diluncurkan di Kota Bontang.
Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita dapur MBG pertama oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, di Jalan Soekarno Hatta, Bontang Barat, pada Senin (14/7/2025).
Peluncuran program yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota bersama Badan Gizi Nasional (BGN) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bontang, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan dari dunia pendidikan dan usaha.
Wakil Wali Kota Agus Haris dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh Pemkot Bontang terhadap program ini.
Menurutnya, MBG adalah investasi penting untuk masa depan generasi penerus dan ekonomi kota.
“Kami berharap program Makan Bergizi Gratis ini dapat berjalan maksimal di Kota Bontang, agar anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas, sementara ekonomi lokal juga bergerak. Untuk itu kami mengajak seluruh kepala sekolah, guru, perangkat daerah, termasuk dunia usaha, bergotong royong agar target 16 dapur segera tercapai,” ujar Agus Haris.
Sementara itu, Kepala Regional BGN Bontang, Surya Saputra, menjelaskan bahwa MBG merupakan salah satu dari delapan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
“Program ini hadir untuk mengatasi masalah gizi anak. Secara nasional, targetnya 30.000 dapur, dengan 14 hingga 16 dapur di antaranya akan dibangun di Bontang,” jelas Surya Saputra.
Meskipun telah resmi diluncurkan, Pemkot Bontang mengakui tantangan besar masih di depan mata. Saat ini, baru dua dapur yang beroperasi dan melayani 6.733 siswa.
Jumlah ini masih sangat jauh dari total peserta didik di Bontang yang mencapai 43.000 orang, dari tingkat PAUD hingga SMA.
Karena itu, percepatan pembangunan dapur menjadi krusial agar manfaat program dapat dirasakan lebih merata, tidak hanya oleh siswa tetapi juga kelompok rentan lain seperti ibu hamil dan balita.
Acara peluncuran diakhiri dengan peninjauan langsung proses pengemasan makanan di dapur MBG dan kunjungan ke SMPN 4 Bontang Barat untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.***