Portalbontang.com, Bontang - Langkah bersejarah baru saja ditorehkan dalam industri kimia dan pupuk nasional dengan dimulainya pembangunan pabrik Soda Ash pertama di Indonesia.
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) bersama induk perusahaannya secara resmi merintis proyek hilirisasi raksasa ini di Kaltim Industrial Estate, Kota Bontang.
Pabrik inovatif ini dirancang dengan kapasitas produksi Soda Ash yang masif, yakni mencapai 300.000 ton per tahun.
Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Negara Teluk Siap Ganti Biaya Militer AS Usai Serang Rezim Iran
Dengan kapasitas tersebut, negara berpotensi menghemat devisa hingga Rp1 triliun per tahun berkat keberhasilan melakukan substitusi impor bahan baku.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, menegaskan komitmen kuat perusahaan di balik berbagai proyek strategis ini.
"Pupuk Kaltim akan terus memperkuat ketahanan pangan melalui penyediaan pupuk yang andal, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mengambil bagian sebagai penggerak pembangunan ekonomi regional di Kalimantan Timur, termasuk Kota Bontang, melalui penguatan industri, penciptaan lapangan kerja, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta dukungan bagi UMKM," ujar Anggono Wijaya.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, Pupuk Kaltim memastikan bahwa proyek bernilai triliunan ini akan memprioritaskan 75 persen kebutuhan tenaga kerja dari masyarakat lokal Bontang.
Baca Juga: Setda dan DWP Bontang Sebar Kebaikan di 3 Titik, Salurkan Bantuan Lengkap ke Panti dan Ponpes
Perekrutan tenaga kerja lokal tersebut akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan kebutuhan pada setiap tahapan konstruksi proyek.
Tidak hanya fokus pada industri dan lapangan kerja, Pupuk Kaltim juga membuktikan kepedulian sosialnya di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini.
Perusahaan mengucurkan "Bantuan PKT Proaktif" senilai hampir Rp4,3 miliar yang dialokasikan untuk sembako, santunan panti asuhan, operasional masjid, hingga mudik gratis.
Baca Juga: Kepercayaan Masyarakat Naik 13 Persen, Lazismu Bontang Salurkan 750 Paket Kado Ramadan 1447 H
Sementara itu, di sektor efisiensi energi, Pupuk Kaltim juga baru saja sukses meresmikan proyek Revamping Ammonia Pabrik-2.
Proyek peremajaan pabrik tertua ini sukses menekan konsumsi energi sekaligus menurunkan emisi karbon polusi udara hingga 110.000 ton CO2 per tahun.
Langkah menyeluruh dari sektor industri, ketenagakerjaan, hingga sosial ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat Kota Bontang secara signifikan. ***