Bukan Sekadar Main Kartu, PWI Kaltim Gembleng Wartawan Jadi Atlet Bridge Porwanas

PWI Kaltim gelar pelatihan Bridge untuk wartawan. Siapkan atlet menuju Porwada Balikpapan dan Porwanas 2027. Wartawan Bontang turut ambil bagian.

M
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur menggelar pelatihan khusus cabang olahraga Bridge.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur menggelar pelatihan khusus cabang olahraga Bridge. | Foto: Kaltimprov.go.id

Portalbontang.com, Samarinda - Wartawan tidak hanya dituntut tajam dalam menulis berita, tetapi juga harus memiliki ketajaman berpikir strategis.

Hal inilah yang mendasari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur menggelar pelatihan khusus cabang olahraga Bridge.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) ini berlangsung di Kantor PWI Kaltim, Jalan Biola Samarinda, Sabtu (14/2/2026).

Baca Juga: Tak Main-Main, Makanan Bergizi Gratis Program Prabowo Wajib Lolos Tes Sianida hingga Arsenik

Puluhan jurnalis tampak antusias mengikuti pelatihan ini. Tercatat, sebanyak 27 peserta hadir dari berbagai daerah.

Mereka merupakan perwakilan PWI dari Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, hingga perwakilan dari Kota Bontang.

Ketua SIWO PWI Kaltim, Didda Satriya, menjelaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar ajang kumpul-kumpul.

Tujuan utamanya adalah mengenalkan olahraga asah otak ini secara lebih mendalam kepada kalangan jurnalis.

Baca Juga: Viral Bocah SD Bandung Diundang NASA Lihat Roket Meluncur, Ternyata Koleksi 18 Medali Sains!

"Bridge rutin dipertandingkan di Porwanas. Kami ingin mencari bibit atlet potensial yang bisa mengharumkan nama daerah," ujar Didda.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Muhammad Faisal, turut hadir memberikan dukungan penuh.

Faisal menegaskan bahwa Bridge adalah olahraga unik yang bersifat lintas usia.

Baca Juga: Salip Jateng di Tikungan Akhir, DIY Resmi Kunci Gelar Juara Umum OlympicAD VIII Makassar

"Banyak juara nasional yang usianya di atas 60 tahun. Jadi tidak ada kata terlambat untuk belajar," tuturnya memotivasi peserta.

Menurut Faisal, kolaborasi antara atlet muda dan senior justru menjadi kunci untuk mendulang medali.

Ia optimistis, kombinasi ini akan membawa kejayaan bagi Kaltim di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 mendatang.

Selain prestasi, Faisal mengingatkan filosofi mens sana in corpore sano.

Baca Juga: Drama Delay 5 Jam Super Air Jet Berujung 'Damai', Penumpang Terima Kompensasi Rp300 Ribu

"Wartawan yang sehat akan berpengaruh positif pada tulisan, pola pikir, dan perilakunya sehari-hari," imbuhnya.

Senada dengan itu, Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, membocorkan agenda besar organisasi tahun ini.

Pelatihan ini disebutnya sebagai pemanasan menuju Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada).

Baca Juga: Viral Ayah Ngamuk di Kabin Super Air Jet, Anak Kepanasan Akibat Delay 5 Jam Tanpa Kejelasan

"Insya Allah Porwada akan kita gelar pertengahan tahun ini di Balikpapan," ungkap Rahman, sapaan akrabnya.

Kabar baiknya, cabang olahraga Bridge dipastikan akan dipertandingkan secara resmi dalam ajang tersebut.

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menyambut baik langkah strategis PWI ini.

Ia berharap pelatihan ini mampu melahirkan wajah-wajah baru atlet Bridge Kaltim yang selama ini didominasi usia 40-50 tahun.

Ke depan, Dispora dan PWI merencanakan kompetisi persahabatan sebagai ajang uji coba (try out) kemampuan para wartawan. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: Kaltimprov.go.id

Menu