Dari Sekolah, SDN 002 Bontang Barat Dorong Kemandirian Pangan Siswa

SDN 002 Bontang Barat mulai mendorong kemandirian pangan siswa melalui program Smart Tani Go To School.

R
SDN 002 Bontang Barat menjalin kerjasama dengan DKP3 Bontang.
SDN 002 Bontang Barat menjalin kerjasama dengan DKP3 Bontang. | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - SDN 002 Bontang Barat mulai mendorong kemandirian pangan siswa melalui program Smart Tani Go To School. 

Program ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan bertani sejak usia dini. Kunjungan DKP3 Bontang menjadi titik awal implementasi program di sekolah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, DKP3 memberikan bantuan 100 polybag kangkung lengkap dengan media tanam. Selain itu, bibit cabai juga akan disalurkan sebagai tambahan komoditas.

Baca Juga: Disdikbud Bontang Tekankan Profesionalisme Guru Lewat Pelatihan Character Building

Kepala sekolah Suhartini menyebut bahwa program ini sangat relevan dalam membangun kemandirian siswa, khususnya dalam hal pangan.

“Anak-anak bisa belajar menanam dan memahami kebutuhan pangan mereka sendiri,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Ia menilai, pengalaman langsung akan memberikan pemahaman yang lebih kuat dibandingkan teori semata. 

Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi siswa untuk belajar kewirausahaan dari hasil pertanian yang dihasilkan.

Baca Juga: Inovasi Pembelajaran, SDN 001 Bontang Utara Jadikan Pesisir sebagai Ruang Kelas

“Kami melihat ini bisa dikembangkan menjadi kegiatan produktif,” katanya.

Ia berharap program ini dapat terus berlanjut dengan dukungan dari berbagai pihak.

Sementara Kepala DKP3 Ahmad Aznem menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membangun kebiasaan.

Baca Juga: Latihan Rangkaian 'Formula 1' Jadi Fokus Persiapan Kids’ Athletics SDN 001 Bontang Utara

“Kalau sudah terbiasa sejak kecil, nanti akan terbawa sampai dewasa,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar ketahanan pangan daerah. Kata dia, hal ini meruoakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang mandiri pangan.

DKP3 memastikan akan terus memberikan dukungan teknis kepada sekolah.

“Kami akan terus dampingi agar hasilnya bisa maksimal,” pungkasnya. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu