Portalbontang.com, Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menegaskan bahwa kemitraan antara sekolah dan orang tua bukan sekadar pelengkap, melainkan menjadi indikator penting dalam penilaian kualitas pendidikan.
Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga pada keterlibatan keluarga.
Kemitraan ini tercermin dalam berbagai program yang melibatkan orang tua, mulai dari kegiatan parenting hingga partisipasi langsung dalam kegiatan sekolah.
Baca Juga: Guru PAUD Berharap Program Khusus S1 dari Pemkot Bontang
Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan kesinambungan antara pembelajaran di sekolah dan di rumah.
Pengawas Sekolah Ahli Muda, Sumarmi, menyampaikan bahwa indikator kemitraan orang tua sudah menjadi bagian dari sistem penilaian yang digunakan dalam pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa sekolah akan dinilai berdasarkan sejauh mana mereka mampu membangun hubungan yang baik dengan orang tua.
“Indikator kemitraan dengan orang tua itu ada penilaiannya, apakah masuk kategori kurang, sedang, atau baik, itu semua terpantau dalam sistem,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Baca Juga: Disdikbud Bontang Tekankan Pentingnya Kualifikasi Pendidikan bagi Warga Binaan
Menurutnya, hal ini mendorong sekolah untuk lebih serius dalam membangun komunikasi dan kerja sama dengan orang tua.
Selain itu, kegiatan seperti Pasar Al-Hikmah menjadi salah satu contoh bagaimana kemitraan tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk nyata.
Sumarmi juga menekankan bahwa keterlibatan orang tua memberikan dampak besar terhadap perkembangan anak.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Tegaskan Kesetaraan Ijazah Paket dalam Sistem Pendidikan Nasional
Anak yang mendapat dukungan dari lingkungan keluarga cenderung memiliki perkembangan yang lebih optimal.
“Karena itu kemitraan ini harus dijalankan, bukan hanya formalitas, tetapi benar-benar menjadi bagian dari proses pendidikan anak,” tutupnya. (adv)