Portalbontang.com, Samarinda – Angin segar berembus untuk para petani kelapa sawit di Kalimantan Timur (Kaltim). Setelah sempat mengalami penurunan, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 16-31 Juli 2025 kini resmi diumumkan naik untuk semua kelompok umur tanaman.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kaltim, Andi M. Siddik, menjelaskan faktor utama di balik kenaikan ini.
“Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya harga jual Crude Palm Oil (CPO) dan kernel (inti sawit),” ungkap Andi M. Siddik dalam keterangan resminya, Sabtu (2/8/2025).
Berdasarkan data yang dirilis Disbun Kaltim, harga rata-rata CPO ditetapkan sebesar Rp 13.493,64 per kilogram dan kernel seharga Rp 10.818,27 per kilogram.
Berikut adalah rincian lengkap harga TBS Kaltim untuk periode 16-31 Juli 2025:
Umur 3 tahun: Rp 2.739,40 per kg
Umur 4 tahun: Rp 2.920,95 per kg
Umur 5 tahun: Rp 2.939,02 per kg
Umur 6 tahun: Rp 2.970,77 per kg
Umur 7 tahun: Rp 2.988,81 per kg
Umur 8 tahun: Rp 3.011,18 per kg
Umur 9 tahun: Rp 3.074,93 per kg
Umur 10 tahun ke atas: Rp 3.111,01 per kg
Andi menegaskan bahwa daftar harga di atas merupakan standar yang berlaku bagi petani yang telah menjalin kemitraan dengan perusahaan pemilik pabrik kelapa sawit (PKS) di Kaltim, khususnya untuk kebun plasma.
“Adanya kerjasama kelompok tani dengan pihak pabrik diharapkan harga TBS petani sudah sesuai dengan harga normal dan tidak dipermainkan lagi oleh para tengkulak, sehingga kesejahteraan kelompok tani kelapa sawit melalui kerjasama ini hendaknya dapat terwujud,” tutupnya.***