Modal Prestasi Tahun Lalu, SDN 006 Bontang Utara Optimistis Pertahankan Gelar Batas

Keberhasilan menjadi juara umum pada ajang Bina Tunas Pramuka Berprestasi (Batas) tahun lalu menjadi modal penting bagi SDN 006 Bontang Utara untuk kembali bersaing pada kompetisi 2026.

R
SDN 006 Bontang Utara untuk kembali bersaing pada kompetisi 2026
SDN 006 Bontang Utara untuk kembali bersaing pada kompetisi 2026 | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - Keberhasilan menjadi juara umum pada ajang Bina Tunas Pramuka Berprestasi (Batas) tahun lalu menjadi modal penting bagi SDN 006 Bontang Utara untuk kembali bersaing pada kompetisi 2026.

Optimisme mempertahankan gelar tumbuh seiring kesiapan sekolah yang mulai mematangkan strategi pembinaan melalui latihan berkala dan penguatan kemampuan siswa di berbagai cabang lomba.

Pada ajang sebelumnya, regu putra tampil dominan dengan menyabet juara pertama di cabang simpul dan ikatan, pionering, serta packing. Tim putri pun berkontribusi melalui capaian terbaik di kategori packing.

Baca Juga: Pembukaan TMMD ke-128 di Bontang Kuala, Sinergi TNI dan Warga Bangun Infrastruktur

Prestasi tersebut dilengkapi raihan juara dua pada yel-yel, pionering, dan cerdas cermat. Sementara di cabang PPGD dan made oplas, tim SDN 006 Bontang Utara juga menempati posisi juara tiga.

Kepala sekolah, Catur Ratna Juniarsih, menilai capaian tahun lalu menjadi pijakan kuat untuk menjaga tradisi prestasi yang telah dibangun sekolah.

Ia mengatakan latihan rutin dua kali sepekan terus dimaksimalkan, termasuk pendampingan teknis oleh pembina berpengalaman dari Kwarcab Bontang.

“Deretan prestasi kategori putra dan putri ini bakal kami pertahankan gelaran Batas tahun ini,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: Dorong Pembinaan Berkelanjutan, Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung

Menurutnya, konsistensi pembinaan menjadi kunci agar siswa mampu kembali tampil optimal saat kompetisi berlangsung.

“Para pembimbing memang alumni sekolah kami,” tandasnya. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu