Panduan Lengkap Puasa Syawal 6 Hari: Niat, Tata Cara, Dalil, Keutamaan, Waktu, dan Tips Menjalankannya

Berikut adalah panduan lengkap puasa Syawal 6 hari, mulai dari niat, tata cara, dalil, keutamaan, waktu, dan tips menjalankannya.

R
Panduan Lengkap Puasa Syawal 6 Hari: Niat, Tata Cara, Dalil, Keutamaan, Waktu, dan Tips Menjalankannya

PORTAL BONTANG – Setelah merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah Syawal selama 6 hari.

Puasa ini memiliki keutamaan yang luar biasa, sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bagi Anda yang ingin menjalankan puasa Syawal 6 hari, simak panduan lengkapnya berikut ini, yang dilansir Portalbontang.com dari berbagai sumber.

Baca Juga: Rp535 Juta Lebih Dana Zakat Berhasil Dihimpun Lazismu Bontang, Ini Rinciannya

Niat Puasa Syawal 6 Hari

Niat puasa Syawal dapat dibaca pada malam hari sebelum berpuasa atau di pagi hari sebelum imsak. Berikut lafadz niatnya:

Niat Puasa Besok:

Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta’âlâ.

Arti: “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah SWT.”

Baca Juga: Ratusan Umat Muslim Bontang Shalat Idul Fitri di Stadion Bessai Berinta

Niat Puasa Hari Ini:

Arab Latin: Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an adaa’i sunnatis Syawwaal lillaahi ta’ala.

Arti: “Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah SWT.”

Baca Juga: 10 Adab Menyambut Idul Fitri, Agar Berkah Senantiasa Hadir dan Lebaran Penuh Makna

Tata Cara Puasa Syawal 6 Hari

Tata cara puasa Syawal 6 hari sama seperti puasa pada umumnya, yaitu:

  1. Menahan diri dari makan dan minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa, sejak imsak hingga maghrib.
  2. Menjaga perilaku dan ucapan agar tetap dalam kebaikan.
  3. Memperbanyak ibadah seperti shalat, membaca Al-Quran, dan berdzikir.

Baca Juga: Takbir dalam Salat Id: Panduan Lengkap dan Sunnah Nabi Muhammad SAW

Dalil Puasa Syawal 6 Hari

Anjuran untuk melaksanakan puasa Syawal didasarkan pada hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh.” (HR. Muslim)

Hadis ini menunjukkan keutamaan yang luar biasa bagi orang yang menjalankan puasa Syawal 6 hari.

Pahala yang didapatkan seperti pahala berpuasa selama satu tahun penuh.

Baca Juga: Khutbah Idul Fitri 1445 H: Menebar Kedamaian dan Kebersamaan

Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari

Selain hadis di atas, terdapat beberapa keutamaan lain dari puasa Syawal 6 hari, di antaranya:

  1. Mendapatkan pahala yang besar seperti pahala berpuasa setahun penuh.
  2. Menyuci dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.
  3. Melengkapi kekurangan ibadah di bulan Ramadhan.
  4. Sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat bisa menyelesaikan ibadah puasa Ramadhan.
  5. Melatih diri untuk terus beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga: Lebaran Serentak? Ini Data Terbaru Hilal Awal Syawal 1445 H Lembaga Falakiyah NU

Waktu Puasa Syawal 6 Hari

Puasa Syawal 6 hari dapat dilaksanakan secara berturut-turut atau dicicil.

Anda dapat memilih hari-hari yang Anda mampu untuk berpuasa, selama totalnya berjumlah 6 hari.

Waktu puasanya sama seperti puasa pada umumnya, yaitu dari imsak hingga maghrib.

Baca Juga: Jangan Tinggalkan Shalat Subuh Sebelum Melaksanakan Shalat Id, Ini Alasannya

Tips untuk Melaksanakan Puasa Syawal 6 Hari

  1. Niatkan puasa karena mengharap ridha Allah SWT.
  2. Jaga pola makan dan istirahat yang cukup sebelum dan saat berpuasa.
  3. Perbanyak membaca Al-Quran dan berdzikir.
  4. Segera batalkan puasa jika tidak kuat dan qadha puasa di hari lain.

Dengan menjalankan puasa Syawal 6 hari, Anda dapat meraih pahala yang besar dan melengkapi ibadah di bulan Ramadhan.

Semoga Allah SWT memudahkan kita semua dalam menjalankan amalan sunnah ini. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu