Portalbontang.com, Bontang - Peran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai wadah pemersatu tenaga pendidik lintas jenjang kembali ditegaskan dalam kegiatan bimtek pengelolaan perpustakaan sekolah di Kota Bontang.
Kolaborasi dengan Disdikbud menjadi bagian penting dalam memperkuat program pendidikan di daerah.
Ketua PGRI Bontang, Saparuddin, menyebut bahwa organisasinya memiliki posisi strategis dalam menyatukan guru dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD hingga SMA, tanpa terikat batasan kewenangan pemerintah daerah.
Baca Juga: Diwarnai Suasana Haru, Wawali Agus Haris Lepas 112 Jamaah Haji Bontang ke Tanah Suci
Menurutnya, kekuatan tersebut menjadi modal penting dalam mendorong berbagai program peningkatan mutu pendidikan, termasuk penguatan perpustakaan sekolah.
Ia juga menilai bahwa kegiatan bimtek ini menjadi contoh nyata bagaimana organisasi profesi dapat berkontribusi langsung terhadap kebijakan pemerintah daerah.
“PGRI hadir untuk menyatukan semua jenjang pendidikan tanpa batas. Ini kekuatan kita dalam membangun pendidikan yang lebih baik,” tegasnya, Selasa (5/5/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kolaborasi yang kuat akan mempercepat tercapainya tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Di sisi lain, Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menegaskan bahwa kerja sama eksternal menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan perpustakaan sekolah. I
a menyebut bahwa pengelolaan perpustakaan tidak bisa dilakukan secara sendiri, melainkan harus melibatkan berbagai pihak.
“Bangunlah kerja sama eksternal. Itu penting untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan perpustakaan,” ujarnya.
Dengan sinergi yang kuat, ia optimistis berbagai program pengembangan pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. (adv)