Safari Subuh di Masjid Terapung Loktuan, Wawali Bontang Serap Aspirasi hingga Bahas Insentif Agama

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengikuti Safari Subuh dan Bersih-Bersih Masjid di Loktuan. Warga sampaikan aspirasi terkait fasilitas hingga penanganan buaya.

M
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris usai mengikuti kegiatan Salat Subuh Berjamaah yang dirangkaikan dengan aksi Bersih-Bersih Masjid (BBM).
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris usai mengikuti kegiatan Salat Subuh Berjamaah yang dirangkaikan dengan aksi Bersih-Bersih Masjid (BBM). | Foto: Sadam/Prokompim Bontang

Portalbontang.com, Bontang - Pemerintah Kota Bontang terus berupaya menyelaraskan pembangunan infrastruktur fisik dengan penguatan nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

Komitmen ini ditegaskan langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, pada Minggu pagi, 1 Maret 2026.

Ia hadir mengikuti kegiatan Salat Subuh Berjamaah yang dirangkaikan dengan aksi Bersih-Bersih Masjid (BBM).

Baca Juga: Percepat Transformasi Digital, PDM Bontang Latih Pengurus Cabang dan Ranting Gunakan Aplikasi SatuMu

Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu ikon kota, yakni Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin, Loktuan.

Aksi BBM ini digagas bersama DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Bontang.

Turut hadir Ketua Takmir Masjid Terapung Andi Hasanuddin Akmal, Lurah Loktuan Supriadi, Ketua BKPRMI Atim Prasojo, serta tokoh masyarakat setempat.

Mewakili Wali Kota, Agus Haris menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BKPRMI atas konsistensi menyelenggarakan kegiatan rutin tersebut.

Baca Juga: Eskalasi Konflik Timur Tengah: AS dan Israel Serang Iran, Ratusan Penerbangan Global Dialihkan

"Alhamdulillah, kegiatan BBM ini sudah memasuki kali ketiga sepanjang tahun 2026. Semoga semangat istiqamah ini terus berkelanjutan, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh magfirah ini. Mari kita jadikan momentum ini untuk meraih ketakwaan yang sebenar-benarnya," ujar Agus Haris.

Lebih lanjut, Wawali memaparkan program "Komitmen Bontang Tahun 2026" yang mengalokasikan anggaran Rp24 miliar untuk insentif 2.000 pegiat agama.

Pemkot juga menggelontorkan Rp4 miliar untuk BPJS Ketenagakerjaan bagi 21.000 pekerja rentan, serta bantuan tunai Rp300 ribu per bulan bagi 1.380 warga.

Baca Juga: Wali Kota Bontang Hadiri Milad ke-2 FK UMKT, Apresiasi Hadirnya Kampus Kedokteran di Kaltim

"Kebijakan ini adalah bentuk keberpihakan pemerintah dalam menjaga ketahanan sosial sekaligus ketahanan spiritual masyarakat Kota Bontang," tegasnya.

Usai tausiyah dari Ustaz Sirajuddin, acara dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif untuk menyerap aspirasi warga Loktuan.

Warga mengusulkan peningkatan fasilitas toilet, akses keluar masuk, peremajaan Pujasera Selambai, pangkalan ojek, hingga penataan parkir.

Selain itu, warga menyoroti ancaman buaya di kawasan Selambai dan meminta pembangunan taman bermain anak layaknya Taman Adipura.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Pemkot Bontang berkomitmen untuk segera menindaklanjuti masukan warga demi kemajuan dan keamanan lingkungan. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: PPID Setda Bontang

Menu