Portalbontang.com, Bontang - SDN 011 Bontang Selatan menunjukkan komitmennya dalam menjalankan aturan pendidikan dengan menetapkan jumlah maksimal 28 siswa per kelas pada SPMB tahun ajaran 2026/2027.
Koordinator Kesiswaan, Maria Ekawati, menegaskan bahwa kebijakan tersebut sepenuhnya mengacu pada regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Sekolah tidak mengambil kebijakan di luar ketentuan yang berlaku.
“Jumlah 28 siswa per rombel itu sudah aturan, jadi kami mengikuti,” jelasnya, Selasa (5/5/2026).
Baca Juga: SDN 011 Bontang Selatan Optimalkan UKS dengan Perhatian pada Sanitasi dan Kualitas Udara Sekolah
Dengan membuka tiga rombel, sekolah memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan petunjuk teknis yang ada. Hal ini menjadi bagian dari upaya menjaga tata kelola pendidikan yang baik dan akuntabel.
Selain itu, keberadaan 26 tenaga pendidik dan kependidikan turut mendukung implementasi kebijakan tersebut. Dengan jumlah guru yang memadai, proses pembelajaran dapat berlangsung sesuai standar.
Sekolah juga menilai bahwa kepatuhan terhadap regulasi akan berdampak positif pada kualitas pendidikan jangka panjang, termasuk dalam hal evaluasi dan akreditasi sekolah.
Pun kata dia, pihak sekolah juga terus melakukan sosialisasi kepada orang tua terkait mekanisme SPMB agar proses penerimaan peserta didik baru berjalan transparan dan dapat dipahami bersama.
Baca Juga: Konsisten Latihan Bawa Dua Siswa SDN 011 Bontang Selatan Raih Juara FLS3N Tingkat Kota
"Keterbukaan informasi ini sangat penting untuk menghindari kesalahpahaman sekaligus memastikan seluruh tahapan berlangsung tertib," katanya.
Maria menambahkan, penerapan aturan jumlah siswa per kelas juga bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.
Dengan jumlah peserta didik yang sesuai ketentuan, guru dapat memberikan perhatian lebih optimal kepada setiap siswa sehingga proses pembelajaran di kelas menjadi lebih efektif.
Melalui langkah ini, SDN 011 Bontang Selatan ingin menunjukkan bahwa disiplin terhadap aturan merupakan bagian penting dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas. (adv)