Portalbontang.com, Bontang - Pengenalan kuliner tradisional menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan Pasar Al-Hikmah yang digelar PAUD Terpadu Al-Hikmah Bontang Utara.
Dengan mengusung tema “Aku Cinta Indonesia”, kegiatan ini menghadirkan berbagai makanan khas nusantara sebagai sarana edukasi bagi anak-anak.
Kepala PAUD, Khanah Masruhah, menuturkan bahwa pengenalan makanan tradisional penting dilakukan agar generasi muda tidak melupakan warisan budaya.
Baca Juga: PAUD Terpadu Al-Hikmah Miliki 10 Kelas, Siap Layani Pendidikan Usia Dini Secara Optimal
“Anak-anak harus tahu makanan khas Indonesia, bukan hanya makanan modern,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Pada hari kedua kegiatan, berbagai jajanan tradisional seperti pais, lemet, getuk, dan kue cucur menjadi daya tarik utama.
Anak-anak tidak hanya mencicipi, tetapi juga belajar mengenali jenis makanan dan asal-usulnya secara sederhana.
Baca Juga: Transisi Kelompok Bermain ke TK Jadi Fokus Pembelajaran
Meski demikian, panitia tetap menghadirkan makanan modern seperti pizza dan brownies agar anak-anak tetap familiar dengan perkembangan zaman.
Kombinasi ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pelestarian budaya dan adaptasi terhadap modernitas.
Suasana pasar yang ramai dan penuh warna membuat anak-anak semakin antusias mengikuti kegiatan. Mereka terlihat aktif berinteraksi, baik sebagai pembeli maupun penjual.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Perkuat Sinergi dengan PGRI Tingkatkan Kompetensi Guru
Melalui pendekatan ini, nilai kearifan lokal dapat ditanamkan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Pasar Al-Hikmah pun menjadi ruang belajar yang memperkaya wawasan anak sejak usia dini. (adv)