Portalbontang.com, Bontang - Transisi dari kelompok bermain (KB) ke taman kanak-kanak (TK) menjadi salah satu tahapan penting dalam pendidikan anak usia dini.
PAUD Terpadu Al-Hikmah memberikan perhatian khusus terhadap proses ini agar berjalan secara optimal.
Anak-anak yang memulai pendidikan di kelompok bermain biasanya berada pada usia 2,5 hingga 3 tahun 11 bulan.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Perkuat Sinergi dengan PGRI Tingkatkan Kompetensi Guru
Pada tahap ini, mereka mulai diperkenalkan dengan lingkungan belajar yang menyenangkan dan tidak menekan.
Seiring bertambahnya usia, anak-anak akan diarahkan untuk melanjutkan ke jenjang TK A. Transisi ini dilakukan secara bertahap agar anak tidak merasa kaget dengan perubahan sistem pembelajaran.
Di TK A, kata Kepala Satuan PAUD Terpadu Al-Hikmah Khanah Masruhah, anak mulai dikenalkan pada kegiatan belajar yang lebih terstruktur. Namun, pendekatan bermain tetap dipertahankan agar anak tetap merasa nyaman dalam proses belajar.
Baca Juga: Dari Sekolah, SDN 002 Bontang Barat Dorong Kemandirian Pangan Siswa
Setelah menyelesaikan TK A, anak-anak akan melanjutkan ke TK B. Tahap ini menjadi fase penting dalam mempersiapkan anak menuju pendidikan dasar.
“Kami tetap mempertahankan konsep bermain agar anak tidak merasa terbebani,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Khanah Masruhah menjelaskan bahwa tidak semua anak harus melanjutkan ke jenjang berikutnya di tempat yang sama. Orang tua diberikan kebebasan untuk memilih sesuai kebutuhan anak.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Tekankan Profesionalisme Guru Lewat Pelatihan Character Building
Fleksibilitas ini menjadi salah satu keunggulan PAUD Al-Hikmah dalam memberikan layanan pendidikan. Setiap anak dianggap memiliki kebutuhan dan kesiapan yang berbeda.
Proses transisi yang baik akan membantu anak dalam beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal ini juga berdampak pada kesiapan mental dan emosional anak.
Dengan sistem transisi yang terencana, PAUD Terpadu Al-Hikmah mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus efektif bagi anak-anak.
“Yang kami jaga adalah kenyamanan anak dalam setiap tahap pembelajaran,” tutupnya. (adv)