Portalbontang.com, Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah membuat langkah strategis di sektor keuangan dengan mendirikan Bank Syariah Matahari (BSM).
Setelah resmi mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), persyarikatan kini menyerukan dukungan penuh dari seluruh anggotanya untuk membesarkan bank tersebut.
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, mengajak seluruh elemen persyarikatan, mulai dari organisasi otonom hingga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di berbagai sektor, untuk secara kolektif memperkuat BSM.
Dukungan ini diwujudkan dengan menjadikan BSM sebagai bank utama dalam aktivitas keuangan.
“Menempatkan dana pihak ketiga (DPK) seperti tabungan dan deposito, memanfaatkan layanan keuangan, hingga mengelola transaksi kelembagaan melalui Bank Syariah Matahari,” ujar Anwar dalam keterangannya, Sabtu (12/7/2025) lalu.
Anwar menegaskan, pendirian BSM bertujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat yang berbasis pada prinsip syariah yang adil dan berkelanjutan.
Ia juga mendorong sosialisasi aktif di tingkat wilayah agar kehadiran BSM dapat dirasakan manfaatnya secara luas.
“Bank ini diharapkan menjadi pilar kemandirian ekonomi umat dan sarana dakwah dalam sektor keuangan,” tambahnya.
Secara legal, Bank Syariah Matahari telah memperoleh izin operasional dari OJK pada 18 Juni 2025 melalui Surat Keputusan Nomor KEP-39/D.03/2025.
BSM sendiri merupakan hasil konversi dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Matahari Artadaya milik Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA).
Langkah ini menambah portofolio lembaga keuangan syariah di bawah naungan Muhammadiyah, yang sebelumnya telah berhasil mengelola sekitar 10 Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) di berbagai wilayah.***