Portalbontang.com, Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang menyoroti kesiapan mental pelajar dalam berkendara.
Imbauan disampaikan agar siswa tidak menggunakan motor ke sekolah. Hal ini berkaitan dengan faktor keselamatan.
Banyak pelajar belum memiliki pengalaman berkendara. Mereka juga belum matang secara emosional. Kondisi ini berisiko tinggi di jalan raya.
Baca Juga: Lalui Ujian Tertutup, 230 Siswa SD IT Yabis Tampil di Munaqosah
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan kekhawatirannya. Ia menilai pelajar belum siap menghadapi kondisi lalu lintas.
“Kami mengimbau agar pelajar tidak membawa motor ke sekolah,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Menurutnya, berkendara membutuhkan konsentrasi tinggi. Pelajar masih dalam tahap belajar. Hal ini dapat memicu kesalahan.
Ia juga menyoroti perilaku berkendara yang kurang disiplin. Banyak pelajar tidak menggunakan helm. Hal ini sangat berbahaya.
Baca Juga: Jangan Dibuang! Ini Tips Merawat iPad Lama Tetap Jadi Gadget Awet dan Berguna
Disdikbud menekankan pentingnya edukasi keselamatan. Sekolah dan orang tua harus berperan aktif. Kesadaran harus dibangun sejak dini.
Selain itu, alternatif transportasi lebih dianjurkan. Orang tua dapat mengantar anak. Ini lebih aman dan terkontrol.
“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Dengan imbauan ini, diharapkan pelajar lebih disiplin. Orang tua juga lebih waspada. Keselamatan menjadi prioritas utama. (adv)