PORTAL BONTANG – Dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Sardjito, Metalia Puspitasari, mengungkapkan bahwa duduk terlalu lama dapat menjadi salah satu penyebab terbentuknya batu ginjal.
Hal ini disampaikan dalam webinar “Panas Menyengat! Banyakin Minum Biar Ginjal Tetap Sehat” yang disiarkan Kementerian Kesehatan di Jakarta, Selasa 7 Mei 2024.
Metalia menjelaskan, orang yang memiliki jadwal kuliah atau bekerja lama seringkali malas untuk berkemih dan jarang minum air putih.
Baca Juga: 11 Pertanyaan untuk Deteksi Dini Lupus pada Anak, Wajib Orang Tua Perhatikan
Kebiasaan ini, ditambah dengan minimnya aktivitas fisik, dapat menjadi faktor risiko batu ginjal.
Dilansir Portalbontang.com dari Antara, terdapat beberapa faktor risiko lain yang dapat menyebabkan batu ginjal, seperti:
Pernah mengalami batu ginjal sebelumnya
Risiko batu ginjal kambuh lebih tinggi pada orang yang pernah mengalaminya.
Baca Juga: Hamas Klaim Setujui Usulan Gencatan Senjata di Gaza
Jenis kelamin
Laki-laki memiliki risiko batu ginjal yang lebih besar dibandingkan perempuan.
Jenis batu ginjal
Lebih dari lima jenis batu ginjal memiliki faktor risiko yang berbeda-beda, seperti batu asam urat dan batu kalsium oksalat.
Faktor makanan
Konsumsi makanan tertentu dapat meningkatkan risiko batu ginjal, seperti makanan tinggi purin untuk batu asam urat dan makanan tinggi oksalat untuk batu kalsium oksalat.
Gejala Batu Ginjal
Batu ginjal dapat tidak menunjukkan gejala (asimptomatik). Namun, beberapa gejala yang dapat muncul, antara lain:
Baca Juga: Mudah dan Cepat! Cara Mengedit File PDF di Laptop dan HP
Hematuri
Urin berwarna merah, baik terlihat secara langsung maupun setelah pemeriksaan laboratorium.
Nyeri
Nyeri biasanya dirasakan di pinggang, karena posisi batu ginjal. Nyeri dapat terasa sangat parah saat batu ginjal turun.
Baca Juga: Tips Jelajahi Street Food Terbaik Dunia
Keinginan buang air kecil yang sering
Sulit menahan buang air kecil atau sering buang air kecil dalam jumlah sedikit.
Mual dan muntah
Gejala ini sering muncul karena batu ginjal sering disertai dengan infeksi di saluran kemih.
Pencegahan Batu Ginjal
Minum air putih yang cukup merupakan tata laksana yang dapat dilakukan untuk semua jenis batu ginjal, serta dapat menurunkan risiko terbentuknya penyakit ini.
Selain itu, pencegahan batu ginjal juga perlu dilakukan berdasarkan jenis batunya, seperti:
Baca Juga: Bahaya Minyak Goreng Bekas dan Cara Menjernihkannya untuk Digunakan Kembali
Batu asam urat
Menurunkan kadar asam urat dalam tubuh.
Batu oksalat
Mengurangi konsumsi protein hewani.
Baca Juga: 7 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Minum Teh Hijau, Cara agar Mendapatkan Manfaat Optimal
Batu ginjal akibat infeksi saluran kemih
Pemberian antibiotik.
Jika Anda mengalami gejala batu ginjal, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. ***
***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A