Libatkan 22 Hakim Nasional, MTQ ke-45 Kaltim di Sangatta Pecahkan Sejarah Baru

Gubernur Rudy Mas’ud resmi membuka MTQ ke-45 Kaltim di Sangatta, Kutim. Diikuti 430 peserta, ajang ini bertujuan lahirkan generasi Qurani berakhlak mulia.

M
Libatkan 22 Hakim Nasional, MTQ ke-45 Kaltim di Sangatta Pecahkan Sejarah Baru

Portalbontang.com, Kutai Timur – Diiringi gemerlap kembang api dan lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur resmi dibuka secara spektakuler di Sangatta, Kutai Timur, pada Minggu (13/7/2025) malam.

Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud, secara simbolis membuka perhelatan akbar ini dengan memukul bedug di Halaman Kantor Bupati Kutai Timur, disaksikan ribuan masyarakat yang antusias.

Dalam sambutannya, Gubernur yang akrab disapa Harum itu menyampaikan bahwa MTQ adalah wujud nyata syiar Islam dan media untuk memperkuat persatuan. Ia berharap ajang ini dapat membentuk generasi penerus yang unggul.

“Kami berharap, dari perhelatan ini akan lahir generasi Qurani, yang tidak hanya piawai membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap, berakhlak, dan berkarya,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan sebagai investasi terbaik untuk masa depan. “Karena investasi terbaik kita hari ini adalah membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim, yang juga Sekda Provinsi, Sri Wahyuni, melaporkan partisipasi penuh dari seluruh daerah.

“Seluruh kabupaten/kota mengirimkan peserta tanpa terkecuali,” ungkap Sri Wahyuni. Total peserta mencapai 430 orang yang akan berlomba di 8 cabang musabaqah.

Sri Wahyuni juga menyoroti sebuah pencapaian baru pada tahun ini.

“Berbeda dengan MTQ sebelumnya, kali ini adalah MTQ perdana yang menghadirkan dewan hakim nasional sebanyak 22 orang dan panitera nasional,” jelasnya, menambahkan bahwa total hakim dan panitera daerah berjumlah 90 orang.

Sementara itu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, selaku tuan rumah, memperkenalkan maskot unik bernama Ella dan Guin yang terinspirasi dari kelapa sawit.

“Maskot ini melambangkan nilai-nilai dakwah Islam dan kekuatan ekonomi lokal Kabupaten Kutai Timur,” kata Ardiansyah.

Acara pembukaan turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, antara lain Anggota DPR RI Hj. Sarifah Suraidah Harum, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, dan Forkopimda Kaltim serta Kutai Timur. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: Instagram @pemprov_kaltim

Menu