Lolos SNBP 2026, Siswa SMA Negeri 1 Bontang Sukses Tembus FISIP UB

Siswa SMA Negeri 1 Bontang sukses tembus FISIP UB lewat jalur SNBP 2026. Simak kisah perjuangannya meraih kampus impian!

M
Siswa SMA Negeri 1 Bontang, Muhammad Agusman Aziz berhasil memastikan satu kursi di perguruan tinggi favorit melalui jalur undangan.
Siswa SMA Negeri 1 Bontang, Muhammad Agusman Aziz berhasil memastikan satu kursi di perguruan tinggi favorit melalui jalur undangan. | Foto: sman1bontang.sch.id

Portalbontang.com, Bontang - Kabar menggembirakan kembali menghiasi dunia pendidikan di Kota Taman pada pengumuman penerimaan mahasiswa baru tahun ini.

Siswa SMA Negeri 1 Bontang, Muhammad Agusman Aziz berhasil memastikan satu kursi di perguruan tinggi favorit melalui jalur undangan.

Ia secara resmi dinyatakan lolos seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur bergengsi SNBP 2026.

Baca Juga: Lolos Uji NASA, iPhone 17 Pro Max Resmi Mengangkasa dalam Misi Artemis II

Gusman sukses menembus ketatnya persaingan untuk masuk ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP UB).

Pemuda berprestasi ini diterima di Program Studi Ilmu Komunikasi yang selama ini menjadi impian utamanya.

Mengetahui hasil pengumuman tersebut, Agusman mengaku sangat emosional dan bersyukur atas pencapaiannya.

“Perasaan saya campur aduk, senang, terharu, dan sempat tidak percaya bisa lolos di prodi favorit,” ungkapnya.

Baca Juga: Peran Guru Jadi Kunci Sukses Daur Ulang di SMPN 5 Bontang

Dalam meraih kesuksesan tersebut, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi nilai rapor sejak awal masuk sekolah menengah.

Tidak hanya itu, ia juga tetap realistis dengan menyiapkan diri menghadapi jalur ujian tulis (UTBK) sebagai cadangan.

Selain Agusman, FISIP UB juga membagikan kisah inspiratif dari dua calon mahasiswa baru lainnya yang berasal dari luar daerah.

Baca Juga: Kreativitas Siswa SMPN 5 Bontang Diuji Lewat Eksperimen Plastik Biodegradable

Mereka adalah Zulfa Nabila dari Malang dan Fany Rahmasari asal Makassar yang sama-sama berjuang gigih meraih kampus impian.

Ketiga mahasiswa ini sepakat bahwa keaktifan berorganisasi dan tujuan yang jelas adalah kunci utama kelulusan.

Menutup kisahnya, Agusman memberikan pesan penyemangat. “Gagal di satu jalur bukanlah akhir. Tetap semangat dan lanjutkan perjuangan,” ujar Agusman. ***

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A
Sumber: FISIP UB

Menu