Portalbontang.com, Bontang - Keberhasilan kegiatan kreatif di sekolah tidak lepas dari peran guru sebagai pembimbing dan fasilitator. Hal ini terlihat jelas dalam kegiatan daur ulang di SMPN 5 Bontang.
Ayu Fachtyanur sebagai guru pendamping aktif membimbing siswa dalam setiap tahapan pembuatan produk.
Pendekatan yang digunakan mendorong siswa untuk belajar secara mandiri namun tetap terarah.
Baca Juga: Kreativitas Siswa SMPN 5 Bontang Diuji Lewat Eksperimen Plastik Biodegradable
Ia menjelaskan bahwa pembelajaran dilakukan secara partisipatif agar siswa lebih terlibat. Dengan demikian, mereka dapat memahami setiap proses secara mendalam.
Proses dimulai dari perendaman kardus selama 24 jam sebagai tahap awal pengolahan. Tahapan ini menjadi dasar sebelum masuk ke proses berikutnya.
Setelah itu, kardus dihaluskan hingga menjadi bubur menggunakan blender. Proses ini memperlihatkan perubahan bentuk material secara nyata.
"Bubur kemudian dicetak dan dipadatkan agar menghasilkan bentuk yang kuat. Tahapan ini membutuhkan ketelitian dari siswa," ucapnya, Kamis (2/4/2026).
Selanjutnya, hasil cetakan dijemur hingga kering dengan memanfaatkan sinar matahari. Proses ini menjadi tahap akhir sebelum produk digunakan.
"Dengan bimbingan guru, siswa mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Hal ini menunjukkan pentingnya peran guru dalam mengembangkan kreativitas siswa," tutupnya. (adv)