Muhammadiyah Tingkatkan Keamanan Digital dengan E-KTAM, Perkuat Perlindungan Data Pribadi Warga Persyarikatan

Muhammadiyah tingkatkan perlindungan data pribadi dengan E-KTAM, menghadirkan sistem identitas digital aman. Peluncuran pada November 2025.

R
Muhammadiyah Tingkatkan Keamanan Digital dengan E-KTAM, Perkuat Perlindungan Data Pribadi Warga Persyarikatan

Portalbontang.com, Yogyakarta – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengadakan sosialisasi mengenai penerapan pengamanan digital dan perlindungan data pribadi di Aula Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Selasa 17 Juni 2025.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad, menekankan pentingnya penguatan sistem identitas dalam digitalisasi Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (E-KTAM).

“Data warga bukan hanya sekadar angka dan nama, melainkan amanah yang mencerminkan kepercayaan dan aset strategis organisasi. IuranMu juga bukan sekadar alat administrasi, tetapi bagian penting dalam menjaga integritas keanggotaan dan keberlanjutan layanan persyarikatan,” ujarnya, dilansir Portalbontang.com dari situs resmi Muhammadiyah.

Baca Juga: Prabowo Putuskan Sengketa 4 Pulau Jadi Milik Aceh

Dalam kesempatan yang sama, Dadang juga menyambut baik kolaborasi antara Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Muhammadiyah dengan PT Indonesia Digital Identity (VIDA), yang berkomitmen dalam menyediakan teknologi dengan standar keamanan tinggi.

Kerja sama ini bertujuan untuk menanggapi tantangan zaman sesuai dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

“Upaya kerja sama ini dilakukan dengan perhitungan yang terpercaya, terverifikasi, dan terjamin secara hukum,” tambah Dadang.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua MPI Muhammadiyah, Muchlas, yang menggarisbawahi pentingnya pembangunan ekosistem digital yang aman, terpercaya, dan mematuhi regulasi.

Baca Juga: Wali Kota Bontang Lepas Kontingen PEDA KTNA 2025: Targetkan Kesuksesan di Provinsi Kaltim

“Di tengah derasnya arus digitalisasi, Muhammadiyah memiliki tanggung jawab besar untuk membangun ekosistem digital yang aman dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Muchlas.

Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, acara ini juga menandai penandatanganan MoU dengan Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) berlisensi VIDA, yang tersertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital RI.

Teguh Arifiyadi, Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Kementerian Komunikasi dan Digital RI, turut menekankan pentingnya efisiensi data dalam transaksi online untuk menjaga keamanan pengguna.

Baca Juga: Turunkan Angka Stunting di Bontang, Neni: Kolaborasi Pentahelix dan Peran Aktif Kader

Melalui kolaborasi ini, Muhammadiyah berharap dapat menyederhanakan proses personalisasi data di aplikasi Muhammadiyah Aisyiyah Super Apps (MASA), memudahkan warga dalam berbagai transaksi, serta meningkatkan tingkat keamanan data keanggotaan.

E-KTAM diperkirakan akan diluncurkan secara nasional pada November 2025, bertepatan dengan perayaan Milad Muhammadiyah. ***

 

***
Penulis: M Zulfikar A | Editor: M Zulfikar A

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: Redaksi Portal Bontang

Menu