Portalbontang.com, Bontang - Keberhasilan pelaksanaan perdana program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SPNF SKB Kota Bontang tidak terlepas dari persiapan matang yang dilakukan sejak awal.
Dengan jumlah total 280 peserta didik dari PAUD hingga Paket C, kesiapan teknis menjadi kunci utama agar program berjalan lancar.
Sejak awal, SKB telah membangun koordinasi intensif dengan pihak SPPG untuk memastikan semua aspek distribusi dipersiapkan secara detail.
Baca Juga: Hardiknas 2026, Disdikbud Bontang Prioritaskan Penguatan Kompetensi Guru
Hal ini mencakup jumlah porsi, waktu pengantaran, hingga mekanisme pembagian di setiap kelas.
SPPG kemudian melakukan survei langsung ke lokasi SKB guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana.
Dari hasil survei tersebut, disusunlah skema distribusi yang mampu menjangkau seluruh peserta didik secara merata.
Pembagian wilayah kerja antara SPPG Bontang Utara 2 dan 3 menjadi bagian dari strategi penting.
Baca Juga: Pelantikan PWI Bontang, Disdikbud Soroti Pentingnya Informasi Akurat
Dengan pembagian ini, distribusi untuk PAUD dan kesetaraan dapat berjalan lebih fokus dan efisien.
Hairul Saleh, Plt Kepala SKNF SKB Bontang, mengatakan, setiap program juga memiliki penanggung jawab yang bertugas sebagai pengawas sekaligus pelaksana teknis di lapangan.
Mereka memastikan makanan yang diterima sesuai standar sebelum dibagikan kepada peserta didik.
“Semua sudah kami siapkan, mulai dari alur distribusi sampai petugas yang akan mengawasi pembagian untuk ratusan peserta didik kami,” jelasnya, Minggu (3/5/2026).
Proses distribusi dilakukan secara bertahap dari satu kelas ke kelas lainnya. Hal ini penting agar tidak terjadi penumpukan dan semua peserta didik mendapatkan pelayanan yang sama.
Setelah selesai, seluruh wadah makanan dikumpulkan kembali untuk dikembalikan ke SPPG. Sistem ini memastikan program berjalan tertib dan berkelanjutan.
“Ini bukan sesuatu yang instan, karena kami sudah lama menyiapkan diri agar bisa menjalankan program seperti sekolah formal, dan akhirnya sekarang bisa terlaksana,” tutupnya. (adv)