Portalbontang.com, Yogyakarta - Eskalasi konflik bersenjata yang kian memanas di kawasan Timur Tengah terus memantik keprihatinan dari berbagai elemen masyarakat sipil dunia.
Menyikapi perkembangan situasi geopolitik tersebut, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi telah menyampaikan sikap kelembagaannya.
Sikap resmi tersebut dituangkan dalam tujuh poin tuntutan dan seruan kemanusiaan untuk merespons krisis yang terjadi.
Baca Juga: KKSS Bontang Gelar Ramadhan Islamic Festival, Ratusan Pelajar Antusias Ikuti Lomba
PP Muhammadiyah menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.
Ucapan duka juga ditujukan bagi para korban sipil yang jatuh akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.
Selain itu, keprihatinan serupa juga disampaikan bagi para korban yang terdampak serangan balik Iran di beberapa negara Arab.
Muhammadiyah secara tegas mengecam keras seluruh rangkaian serangan militer tersebut.
Baca Juga: Safari Subuh di Masjid Terapung Loktuan, Wawali Bontang Serap Aspirasi hingga Bahas Insentif Agama
Tindakan itu dipandang sebagai bentuk pelanggaran nyata terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), hukum internasional, dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Organisasi Islam terbesar di Indonesia ini menyerukan agar PBB segera mengambil langkah konkret dengan menjatuhkan sanksi tegas kepada Amerika Serikat dan Israel.
Lebih lanjut, PP Muhammadiyah mendesak PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk segera menghentikan genosida yang menimpa bangsa Palestina.
Baca Juga: Percepat Transformasi Digital, PDM Bontang Latih Pengurus Cabang dan Ranting Gunakan Aplikasi SatuMu
Langkah-langkah diplomasi dan dialog harus segera dikedepankan demi menyelesaikan konflik yang dapat mengancam stabilitas global.
Seluruh negara, lembaga multilateral, dan tokoh agama diajak untuk bersatu padu menciptakan perdamaian, serta mengecam segala tindakan yang menghancurkan peradaban umat manusia. ***