Portalbontang.com, Bontang - Beberapa sekolah dasar di Bontang hanya membuka satu rombongan belajar (rombel) pada tahun ajaran 2026/2027.
Hal ini disebabkan jumlah pendaftar yang relatif sedikit. Disdikbud menyesuaikan kebijakan tersebut.
Kepala Bidang Dikdas Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar, menjelaskan kondisi ini umum terjadi di wilayah tertentu.
Baca Juga: Anak Pesisir Bontang Dapat Prioritas Masuk SD Lewat Jalur Afirmasi
Jumlah penduduk yang tidak terlalu padat menjadi faktor utama. Namun pelayanan pendidikan tetap maksimal.
Menurutnya, jumlah siswa yang sedikit bukan menjadi kendala. Justru memberikan kesempatan pembelajaran lebih fokus. Guru dapat lebih intensif membimbing siswa.
“Sekolah dengan satu rombel tetap kami perhatikan kualitasnya,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan tidak ada perbedaan layanan. Disdikbud memastikan semua sekolah mendapat dukungan. Baik dari segi tenaga pengajar maupun fasilitas. Standar pendidikan tetap sama.
Baca Juga: Jalur Mutasi, Syarat Ketat bagi Siswa dari Luar Daerah Bontang
Kondisi ini juga menjadi bagian dari pemerataan pendidikan. Setiap wilayah tetap memiliki akses sekolah. Tidak ada daerah yang terabaikan.
Pemerintah terus memantau perkembangan jumlah siswa. Evaluasi dilakukan secara berkala. Hal ini untuk penyesuaian kebijakan ke depan.
Masyarakat diimbau tidak ragu memilih sekolah terdekat. Semua sekolah memiliki kualitas yang dijaga. Pemerintah menjamin hal tersebut.
Baca Juga: Pendidikan Holistik, SMP Negeri 8 Bontang Seimbangkan Akademik dan Karakter
“Tidak ada perbedaan kualitas antara sekolah besar dan kecil,” tutupnya. (adv)