SKB Bontang Dipercaya Jadi Rujukan Pembelajaran Mendalam untuk Pendidikan Non-Formal

Penetapan itu menjadikan SKB Bontang sebagai satu-satunya Satuan Pendidikan Non-Formal (SPNF) di Kalimantan Timur yang masuk program nasional tersebut.

R
Plt Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh.
Plt Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh. | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - Pemerintah pusat menetapkan SKB Bontang sebagai salah satu sekolah model implementasi pembelajaran mendalam dan program Koding serta Kecerdasan Artifisial (KKA). 

Penetapan itu menjadikan SKB Bontang sebagai satu-satunya Satuan Pendidikan Non-Formal (SPNF) di Kalimantan Timur yang masuk program nasional tersebut.

Keputusan itu tertuang dalam SK Nomor 24 Tahun 2026 yang memuat 29 SPNF terpilih di Indonesia. Dalam daftar tersebut, SKB Bontang menjadi representasi tunggal dari Kaltim.

Baca Juga: Pelibatan Guru dan 700 Tanaman Jadi Kekuatan SDN 008 Bontang Utara Jaga Adiwiyata Mandiri

Plt Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh, menyampaikan penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap kesiapan lembaganya dalam menjalankan inovasi pembelajaran yang sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

Ia menyebut, proses seleksi dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, termasuk kesiapan tenaga pendidik, akreditasi satuan pendidikan, serta capaian rapor pendidikan yang memenuhi standar minimal.

“Berdasarkan indikator itu, SKB Bontang dinilai memenuhi persyaratan. Karena itu kami ditetapkan sebagai sekolah model dan menjadi satu-satunya dari Kaltim,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Menurut Hairul, untuk program KKA di jalur non-formal, implementasinya saat ini lebih bersifat penguatan kompetensi tambahan, sedangkan pembelajaran mendalam akan menjadi titik tekan utama dalam pengembangan program.

Baca Juga: Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Berebas Tengah, Tiga Pria Diringkus Polisi

Ia menambahkan, capaian ini juga berkaitan dengan rekam jejak peningkatan kapasitas yang selama ini dibangun, termasuk keterlibatannya dalam program pembelajaran mendalam di Australia.

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi modal dalam memperkuat desain pembelajaran yang kini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi satuan pendidikan nonformal lainnya.

Program KKA sendiri dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berpikir komputasional, memahami logika pemrograman, menganalisis data, hingga mengenali etika penggunaan teknologi kecerdasan buatan.

Dengan status sebagai sekolah model, SKB Bontang diharapkan dapat menjadi pusat praktik baik pengembangan pendidikan non-formal, sekaligus memperluas kontribusi Bontang dalam inovasi pendidikan nasional. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu