Portalbontang.com, Bontang - TK YPK Bontang menilai kegiatan skrining tumbuh kembang yang dilakukan Puskesmas Bontang Barat melalui inovasi Catin Andini sangat membantu guru dalam mengenali kondisi perkembangan anak sejak usia dini.
Program tersebut kembali diperkuat melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kesehatan Anak bersama guru PAUD dan TK se-Kecamatan Bontang Barat. Dalam kegiatan itu, guru mendapatkan evaluasi sekaligus pendampingan terkait deteksi dini tumbuh kembang siswa.
Koordinator Kesiswaan TK YPK, Isye Supriati, mengatakan pemeriksaan rutin yang dilakukan setiap Februari dan Agustus memberi banyak manfaat bagi sekolah.
Baca Juga: Diwarnai Suasana Haru, Wawali Agus Haris Lepas 112 Jamaah Haji Bontang ke Tanah Suci
Selain memantau kondisi kesehatan anak, guru juga dapat mengetahui perubahan perilaku siswa selama proses belajar berlangsung.
“Kadang ada anak yang terlihat biasa saja, tetapi setelah screening ternyata ada indikator yang perlu diperhatikan lebih lanjut,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, hasil skrining membantu guru memahami pendekatan belajar yang tepat untuk setiap anak.
Dengan begitu, proses pembelajaran di kelas dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing siswa.
Ia mencontohkan salah satu murid yang sempat mengalami kesulitan fokus saat belajar. Setelah dilakukan observasi bersama tenaga kesehatan dan orang tua, sekolah akhirnya mengetahui pola pendampingan yang lebih tepat untuk anak tersebut.
Guru kemudian diminta memantau perkembangan anak selama dua minggu menggunakan indikator khusus dari dokter tumbuh kembang.
Pendampingan juga dilakukan bersama keluarga agar perubahan perilaku dapat berjalan lebih maksimal.
Baca Juga: Konsisten Latihan Bawa Dua Siswa SDN 011 Bontang Selatan Raih Juara FLS3N Tingkat Kota
“Sekarang anaknya mulai lebih fokus, lebih bertanggung jawab, dan perkembangan kecilnya terus kami laporkan ke orang tua,” katanya.
TK YPK menilai keberadaan program Catin Andini membantu sekolah dalam membangun sistem pemantauan tumbuh kembang yang lebih terarah.
Program itu juga memperkuat peran guru dalam mendukung kesehatan dan perkembangan anak usia dini di lingkungan sekolah. (adv)