TKA Jadi Penentu Arah Pendidikan, SMPN 2 Bontang Siapkan 284 Siswa

SMPN 2 Bontang kini tengah mempersiapkan 284 siswa kelas tiga melalui program “Sukses TKA” menjelang pelaksanaan pada 6 April 2026.

R
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumadi.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumadi. | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak hanya menjadi evaluasi belajar, tetapi juga berperan penting dalam menentukan arah pendidikan siswa ke depan.

Hal ini disadari oleh SMPN 2 Bontang yang kini tengah mempersiapkan 284 siswa kelas tiga melalui program “Sukses TKA” menjelang pelaksanaan pada 6 April 2026.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumadi, menekankan bahwa hasil TKA akan menjadi salah satu pertimbangan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK.

Baca Juga: Hibah Rp400 Juta dari Disdikbud Bontang Dorong Peningkatan Fasilitas Sekolah Swasta

“Melalui TKA, kita bisa mengukur kemampuan setiap siswa dan itu bisa digunakan untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ujarnya, Selasa (31/3/2036).

Ia menjelaskan bahwa sekolah telah memberikan pembekalan tambahan melalui bimbingan belajar gratis yang difokuskan pada materi Bahasa Indonesia dan Matematika.

“Kami sudah mulai sejak sebelum puasa dan akan dimaksimalkan lagi menjelang pelaksanaan,” katanya.

Program ini melibatkan seluruh guru dan diikuti oleh seluruh siswa kelas tiga tanpa terkecuali.

Baca Juga: Disdikbud Bontang Dorong Kenyamanan Belajar Lewat Rehab Fasilitas Sekolah

Meski terdapat tantangan dalam menjaga semangat siswa, pihak sekolah tetap optimistis hasil yang dicapai akan maksimal.

“Kami berharap siswa bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” tutupnya.  (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu