Portalbontang.com, Bontang - Suasana ruang Rapat Paripurna lantai III Sekretariat DPRD Kota Bontang pada Senin (30/3/2026) terasa begitu khidmat.
Momen penuh optimisme tersebut menjadi panggung pelaporan kinerja pemerintah daerah selama satu tahun ke belakang.
Di hadapan pimpinan DPRD dan Forkopimda, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara resmi menyampaikan Nota Pengantar LKPj 2025.
Baca Juga: Bocoran Apple Terbaru: iPhone 19 Pro Akan Dibekali Kamera 200MP
Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tersebut memotret perjalanan pembangunan daerah yang sarat akan capaian positif.
Dalam paparannya, Wali Kota menegaskan bahwa tahun 2025 telah sukses menjadi momentum kebangkitan ekonomi yang luar biasa.
Setelah sempat mengalami kontraksi, laju pertumbuhan ekonomi Kota Taman berhasil berbalik arah dan tumbuh di angka 3,21 persen.
Motor penggerak baru dari pertumbuhan ini berasal dari sektor non-migas yang melesat tajam hingga 6,33 persen.
Baca Juga: Tolak Tahanan Rumah Gubernur Riau, KPK Beda Sikap dengan Gus Yaqut
Angka ini menandai bahwa ketergantungan Bontang pada sektor ekstraktif perlahan mulai berkurang dan bertransformasi.
“Capaian ini menegaskan bahwa berbagai program pembangunan, khususnya di bidang ekonomi, mulai memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” ujar Neni.
Kemajuan ekonomi tersebut juga diiringi dengan peningkatan kualitas hidup, di mana Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menembus angka 83,04.
Baca Juga: Daftar Lengkap Fitur iOS 26.4 di 6 Aplikasi iPhone Lewat Update Apple Terbaru
Tren positif ini semakin kuat dengan menyusutnya angka pengangguran terbuka yang kini berada di level 6,36 persen.
Dari sisi tata kelola anggaran, realisasi Pendapatan Daerah mencatatkan performa memuaskan sebesar Rp2,846 triliun atau 98,47 persen.
Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp2,951 triliun yang difokuskan pada infrastruktur dan pelayanan publik.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi. Ke depan, sinergi harus terus diperkuat untuk mewujudkan Bontang yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tuturnya. ***