Portalbontang.com, Bontang - Stabilitas akses menuju sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas pembelajaran di SMPN 5 Bontang. Dengan diperpanjangnya penggunaan jembatan, aktivitas pendidikan kini berjalan lebih lancar dan terorganisir.
Wakil Kepala Sekolah, Sari Indrawati, menyebutkan bahwa kondisi ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi guru dan tenaga kependidikan.
Akses yang lancar memungkinkan seluruh warga sekolah hadir tepat waktu dan menjalankan aktivitas dengan lebih efisien. Selain itu, penggunaan jalur utama juga mengurangi potensi keterlambatan yang sebelumnya terjadi saat menggunakan jalur alternatif.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Siapkan Tim Pengawas, Pastikan Revitalisasi Sekolah Tepat Sasaran
Hal ini secara tidak langsung berdampak pada peningkatan kedisiplinan siswa. Lingkungan sekolah pun menjadi lebih tertib karena arus keluar masuk terpusat pada satu jalur yang jelas.
Pihak sekolah dapat lebih mudah melakukan pengawasan terhadap aktivitas siswa di sekitar akses masuk. Dengan kondisi yang lebih stabil, fokus pembelajaran dapat lebih terjaga tanpa terganggu persoalan teknis akses.
Sekolah pun terus menjaga komunikasi dengan pihak terkait agar penggunaan akses ini dapat terus berlanjut. Lebih lanjut, Disdikbud Bontang memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
“Dengan akses yang kembali stabil ini, kami melihat aktivitas siswa menjadi lebih tertib dan kehadiran juga semakin baik karena mereka tidak lagi terkendala jalur yang padat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).
Baca Juga: PP Tunas Diterapkan, Sekretaris Disdikbud: Pemahaman Digital Siswa Tetap Terjaga
Ia menambahkan, pihak sekolah berharap dukungan ini dapat terus berlanjut sehingga ke depan tidak hanya akses yang terjaga, tetapi juga kualitas pembelajaran dapat semakin meningkat.
“Kami berharap ada penguatan ke depan, baik dari sisi fasilitas maupun kepastian penggunaan akses, agar proses belajar mengajar bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (adv)