Portalbontang.com, Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang memastikan seluruh tahapan open recruitment guru pengganti tahun 2026 dilaksanakan secara transparan dan tanpa pungutan biaya.
Penegasan itu disampaikan untuk mencegah praktik percaloan dalam proses penerimaan tenaga pendidik.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha menegaskan, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi selama memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Perkuat Sinergi Program Digitalisasi Pendidikan dengan BPMP
Ia meminta masyarakat tidak percaya apabila ada pihak yang mengaku dapat membantu meluluskan peserta dengan imbalan tertentu.
“Kami tegaskan proses seleksi ini gratis. Tidak ada pembayaran apa pun dalam tahapan penerimaan guru pengganti. Kalau ada yang mengatasnamakan panitia dan meminta uang, itu dipastikan bukan bagian dari Disdikbud,” tegasnya, Sabtu (23/5/2026).
Ia menjelaskan, seluruh proses seleksi dilakukan melalui tahapan resmi mulai dari administrasi, tes tertulis hingga micro-teaching. Semua hasil penilaian akan dilakukan berdasarkan kemampuan peserta dan kebutuhan formasi yang tersedia di sekolah.
Menurut dia, transparansi menjadi komitmen penting pemerintah daerah dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen tenaga pendidik.
Baca Juga: Disdikbud Sebut Duta Canva Asal Bontang Jadi Inspirasi Guru Tingkatkan Kompetensi
Karena itu, jadwal pelaksanaan hingga pengumuman hasil seleksi akan disampaikan secara terbuka melalui kanal resmi yang telah disediakan.
Pendaftaran sendiri dilakukan melalui aplikasi Teman Naker App dengan mengunggah dokumen persyaratan seperti surat lamaran, daftar riwayat hidup, ijazah, KTP, kartu keluarga dan dokumen pendukung lainnya.
Berkas yang tidak lengkap otomatis dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Siapkan Pelatihan Sertifikasi Digital untuk Guru Berpotensi
Ia menambahkan, seleksi micro-teaching akan menjadi tahapan penting untuk melihat kemampuan peserta secara langsung di bidang pengajaran.
Pemerintah ingin memastikan guru yang diterima benar-benar mampu menjalankan proses pembelajaran secara efektif di dalam kelas.
“Yang kami cari bukan hanya pelamar yang pintar secara teori, tetapi juga yang mampu menyampaikan pelajaran dengan baik kepada siswa. Kemampuan komunikasi dan penguasaan kelas sangat penting,” katanya.
Disdikbud berharap rekrutmen ini dapat menjaring tenaga pendidik yang kompeten dan memiliki komitmen kuat untuk membangun pendidikan di Kota Bontang.
Pemerintah juga mengajak masyarakat bersama-sama mengawal proses seleksi agar berjalan jujur dan profesional. (adv)