Disdikbud Bontang Perkuat Sinergi Program Digitalisasi Pendidikan dengan BPMP

Upaya percepatan transformasi pendidikan digital di Kota Bontang terus diperkuat melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

R
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin. | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - Upaya percepatan transformasi pendidikan digital di Kota Bontang terus diperkuat melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).

Sinergi tersebut diwujudkan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan bagi guru untuk meningkatkan kapasitas dalam penggunaan teknologi pembelajaran.

Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, mengatakan kolaborasi dengan BPMP menjadi langkah strategis untuk memastikan program digitalisasi pendidikan dari pemerintah pusat dapat berjalan selaras di tingkat daerah.

Baca Juga: Disdikbud Sebut Duta Canva Asal Bontang Jadi Inspirasi Guru Tingkatkan Kompetensi

Ia menyebut keterlibatannya dalam membuka sejumlah kegiatan pelatihan menjadi bagian dari upaya memperkuat keselarasan kebijakan tersebut.

“Kami sangat merespons kegiatan seperti ini. Saat diminta membuka acara, kami hadir karena memang ini bagian dari upaya menyinergikan program kementerian dengan kebutuhan daerah,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Saparuddin menjelaskan, pemerintah pusat saat ini mendorong percepatan peningkatan kompetensi guru melalui penguasaan teknologi, kecerdasan buatan, coding, hingga pembelajaran mendalam.

Karena itu, berbagai pelatihan yang digelar bersama BPMP dinilai menjadi kesempatan berharga bagi guru di Bontang untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Baca Juga: Disdikbud Bontang Siapkan Pelatihan Sertifikasi Digital untuk Guru Berpotensi

“Program nasionalnya jelas, guru harus melek teknologi. Ada target besar yang dicanangkan kementerian, termasuk penguatan AI dan coding dalam pembelajaran. Daerah harus mendukung penuh,” katanya.

Ia berharap para guru tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan, apalagi pelatihan tersebut diselenggarakan tanpa biaya dan dilengkapi sertifikat kompetensi.

Menurutnya, keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kemauan guru untuk terus belajar.

Baca Juga: Disdikbud Bontang Dukung Penindakan Tegas Pengedar Narkoba yang Sasar Pelajar

“Kesempatan seperti ini tidak datang setiap saat. Guru harus memanfaatkan sebaik mungkin agar ilmunya terus bertambah dan dapat diterapkan langsung dalam pembelajaran di kelas,” twrangnya.

Melalui penguatan sinergi ini, Disdikbud optimistis kualitas pendidikan di Bontang akan semakin mampu menyesuaikan diri dengan tantangan era digital. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu