Portalbontang.com, Sukabumi - Angin segar berembus bagi para pahlawan tanpa tanda jasa. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membawa kabar gembira terkait kesejahteraan guru.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, memastikan kebijakan baru mengenai Tunjangan Profesi Guru (TPG).
Nantinya, tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan akan diberikan langsung ke rekening penerima setiap bulannya.
Baca Juga: Bukan Sekadar Main Kartu, PWI Kaltim Gembleng Wartawan Jadi Atlet Bridge Porwanas
Mekanisme ini memangkas birokrasi, sehingga dana tersebut tidak lagi melalui pemerintah daerah.
"Kebijakan ini menjadi wujud keberpihakan pemerintah kepada guru, baik yang mengajar di sekolah negeri maupun sekolah swasta," tegas Wamen Fajar di Sukabumi, Minggu (15/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan saat menutup kegiatan Baitul Arqom Guru yang digelar Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).
Namun, di balik kabar gembira itu, Wamen Fajar juga memberikan catatan kritis yang menohok, khususnya bagi sekolah-sekolah di lingkungan Muhammadiyah.
Baca Juga: Tak Main-Main, Makanan Bergizi Gratis Program Prabowo Wajib Lolos Tes Sianida hingga Arsenik
Ia menyoroti disparitas atau kesenjangan mutu yang masih sangat nyata antar-sekolah.
"Ada sekolah yang pendaftarnya antre bertahun-tahun seperti SD Muhammadiyah Sapen di Yogyakarta. Tapi ada juga yang berjuang sekadar mencari siswa," ungkapnya.
Fakta yang lebih mengejutkan, berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA, belum ada satu pun sekolah Muhammadiyah yang menembus peringkat 100 besar nasional.
Baca Juga: Viral Bocah SD Bandung Diundang NASA Lihat Roket Meluncur, Ternyata Koleksi 18 Medali Sains!
"Ini harus jadi cermin evaluasi. Jika tidak berbenah dan melakukan reformasi, kita akan tertinggal," ingatnya.
Untuk itu, Kemendikdasmen tengah mempercepat pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Tahun ini, pemerintah menyiapkan kuota jumbo bagi 150 ribu calon guru untuk mengikuti PPG guna mencetak pengajar profesional.
Pembenahan tata kelola guru ini akan berbasis pada empat kompetensi utama: pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Baca Juga: Salip Jateng di Tikungan Akhir, DIY Resmi Kunci Gelar Juara Umum OlympicAD VIII Makassar
Wamen Fajar menutup arahannya dengan mengajak para guru bekerja totalitas.
"Guru yang profesional dan bekerja sungguh-sungguh adalah fondasi kemajuan sekolah dan masa depan generasi bangsa," pungkasnya. ***