Portalbontang.com, Bontang - Pelaksanaan Bontang City Carnival (BCC) 2026 masih diarahkan berlangsung pada Oktober, namun penetapan jadwal final masih menunggu penyesuaian agenda pimpinan daerah.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menilai kehadiran wali kota dan wakil wali kota menjadi unsur penting dalam penyelenggaraan agenda tahunan tersebut.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyebut BCC tidak hanya diposisikan sebagai pertunjukan budaya, tetapi juga bagian dari momentum yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat.
Baca Juga: Pengawasan Tukar Silang Jadi Penopang Integritas TKA di SDN 001 Bontang Utara
“Kita tentu ingin pelaksanaannya saat pimpinan daerah juga bisa hadir. Karena kehadiran mereka memberi makna lebih dalam kegiatan ini,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Menurut dia, penyesuaian agenda pemerintah daerah menjadi faktor yang turut menentukan kepastian jadwal pelaksanaan.
Meski begitu, Disdikbud tetap berupaya agar pergeseran, jika ada, tidak jauh dari bulan Oktober.
“Kalau keinginan kita tetap dekat dengan hari jadi Bontang. Tapi tetap harus menyesuaikan agenda wali kota dan wakil wali kota,” katanya.
Baca Juga: Disdikbud Apresiasi Keterlibatan Pelajar pada Donor Darah Hari Kesehatan Dunia
Ia menilai keterlibatan langsung kepala daerah memberi pengaruh terhadap semangat masyarakat dalam mengikuti kegiatan.
BCC, kata dia, bukan hanya milik panitia, tetapi menjadi agenda bersama seluruh warga Bontang.
“Ketika pemimpin hadir di tengah masyarakat, ada nilai kebersamaan yang terasa. Itu yang ingin kita jaga dalam BCC,” tuturnya.
Selain mempertimbangkan agenda pimpinan, Disdikbud juga melakukan evaluasi teknis atas penyelenggaraan sebelumnya.
Mulai dari waktu pelaksanaan, potensi gangguan cuaca, hingga kesiapan teknis panitia disebut masuk dalam pembahasan.
Dirinya menjelaskan keterlambatan acara tahun lalu yang berkaitan dengan menunggu kehadiran gubernur menjadi pengalaman penting agar pengaturan waktu pembukaan lebih baik pada pelaksanaan mendatang.
Baca Juga: Bekali Siswa Hadapi Jenjang SMP, SDN 001 Bontang Utara Tambah Waktu Belajar
“Hal-hal seperti itu tentu jadi evaluasi. Kita ingin semua lebih tertata, termasuk soal waktu dan kesiapan di lapangan,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh masukan dari pengalaman sebelumnya akan menjadi dasar penyempurnaan konsep BCC tahun ini.
Dengan begitu, pelaksanaan 2026 diharapkan tetap meriah, namun lebih disiplin dalam manajemen kegiatan.
Sebagai agenda tahunan yang telah menjadi ikon daerah, BCC diharapkan kembali menjadi magnet perayaan hari jadi Kota Bontang dengan semangat kolaborasi budaya dan partisipasi masyarakat yang lebih kuat. (adv)