Pembiasaan Positif Siswa, SMPN 2 Bontang Jadwalkan Ummi Tiga Kali Sepekan

SMPN 2 Bontang terus memperkuat pembinaan karakter religius peserta didik melalui program pembelajaran Al-Qur’an metode Ummi.

R
Program UMMI SMPN 2 Bontang.
Program UMMI SMPN 2 Bontang. | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - SMPN 2 Bontang terus memperkuat pembinaan karakter religius peserta didik melalui program pembelajaran Al-Qur’an metode Ummi yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan. 

Program ini dirancang sebagai bagian dari pembiasaan positif yang terintegrasi dalam aktivitas sekolah, tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Jumadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut telah berjalan konsisten dan menjadi agenda tetap sekolah.

Baca Juga: TKA Jadi Penentu Arah Pendidikan, SMPN 2 Bontang Siapkan 284 Siswa

“Program ini berjalan tiga hari dalam seminggu, yang dilaksanakan setiap Selasa, Rabu, dan Kamis," ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, pembelajaran Al-Qur’an dilaksanakan setelah siswa melaksanakan salat Dhuha secara berjamaah. Momentum ini dinilai sangat tepat karena kondisi siswa sudah lebih tenang dan siap menerima pembelajaran. 

Dengan pola tersebut, kegiatan keagamaan tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi satu rangkaian yang membentuk kebiasaan baik secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, sekolah menggunakan metode Ummi yang dikenal sistematis dan mudah dipahami oleh peserta didik. Metode ini menekankan pada kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil dengan pendekatan yang terstruktur, sehingga siswa dapat belajar secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.

Baca Juga: Hibah Rp400 Juta dari Disdikbud Bontang Dorong Peningkatan Fasilitas Sekolah Swasta

Untuk menunjang efektivitas pembelajaran, siswa dibagi dalam kelompok kecil. Setiap pengajar membimbing sekitar 8 hingga 10 siswa, sehingga proses belajar menjadi lebih fokus dan interaktif. 

Dengan jumlah siswa di sekolah yang mencapai sekitar 780 orang, pengaturan ini dinilai cukup efektif untuk menjaga kualitas pembelajaran tetap optimal.

Selain itu, pengaturan jadwal juga disusun secara bergiliran berdasarkan tingkat kelas. Kelas 9 mendapatkan giliran pada jam awal, disusul kelas 8, dan kemudian kelas 7 di sesi berikutnya. 

Baca Juga: Disdikbud Bontang Dorong Kenyamanan Belajar Lewat Rehab Fasilitas Sekolah

Pola ini diterapkan agar seluruh siswa mendapatkan porsi pembelajaran yang seimbang tanpa mengganggu kegiatan belajar utama.

Jumadi bilang bahwa program ini bukan sekadar kegiatan tambahan, melainkan bagian dari strategi sekolah dalam membangun karakter siswa.

“Ini menjadi langkah nyata dalam membangun kebiasaan baik di sekolah, agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang kuat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pembiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan serta meningkatkan kecintaan siswa terhadap kitab suci. 

Baca Juga: Akses Stabil Dukung Kualitas Pembelajaran di SMPN 5 Bontang

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Dengan pelaksanaan yang konsisten dan terjadwal, program metode Ummi di SMPN 2 Bontang diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter generasi muda yang religius, disiplin, dan berakhlak baik. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu