Sekolah di Bontang dengan Rombel Terbatas Tetap Dioptimalkan di SPMB 2026

Sejumlah SMP negeri di Bontang dengan jumlah rombongan belajar (rombel) terbatas tetap dioptimalkan dalam SPMB 2026.

R
SMPN 9 Bontang.
SMPN 9 Bontang. | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - Sejumlah SMP negeri di Bontang dengan jumlah rombongan belajar (rombel) terbatas tetap dioptimalkan dalam SPMB 2026. 

Sekolah seperti SMP Negeri 8 dan SMP Negeri 9 yang hanya memiliki sekitar 3 hingga 4 rombel tetap mendapat alokasi siswa sesuai kapasitasnya. Hal ini menjadi bagian dari upaya pemerataan pendidikan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikbud Bontang, Nuryadi Bachtiar, mengatakan sekolah dengan rombel kecil tidak berarti kualitasnya lebih rendah. 

Baca Juga: Sejumlah SD di Bontang Hanya Buka Satu Rombel

Justru dengan jumlah siswa lebih sedikit, proses pembelajaran bisa lebih intensif. Guru dapat memberikan perhatian lebih kepada setiap siswa.

SMP Negeri 8 misalnya memiliki sekitar 4 rombel dengan daya tampung sekitar 140 siswa. 

Sementara SMP Negeri 9 hanya memiliki 3 rombel dengan daya tampung sekitar 108 siswa. Jumlah ini disesuaikan dengan fasilitas yang tersedia.

Berbeda dengan sekolah besar seperti SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 4 yang memiliki rombel lebih banyak. Kedua sekolah ini mampu menampung ratusan siswa karena didukung ruang kelas yang memadai.

Baca Juga: Anak Pesisir Bontang Dapat Prioritas Masuk SD Lewat Jalur Afirmasi

"Namun sekolah kecil tetap memiliki peran penting dalam sistem pendidikan," ucapnya, Kamis (9/4/2026).

Nuryadi menegaskan bahwa semua sekolah mendapat perhatian yang sama. Tidak ada yang diprioritaskan secara berlebihan. Pemerintah ingin semua sekolah berkembang merata.

Selain itu, sekolah dengan rombel kecil juga menjadi pilihan bagi orang tua yang menginginkan suasana belajar lebih kondusif. 

Baca Juga: Jalur Mutasi, Syarat Ketat bagi Siswa dari Luar Daerah Bontang

Lingkungan yang tidak terlalu padat dinilai lebih nyaman bagi sebagian siswa. Ini menjadi alternatif yang perlu dipertimbangkan.

Disdikbud juga terus mendorong peningkatan fasilitas di sekolah kecil. Secara bertahap, sarana dan prasarana akan ditingkatkan. Tujuannya agar kualitasnya semakin baik.

“Kami ingin semua sekolah, besar maupun kecil, bisa memberikan layanan terbaik,” pungkasnya. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu