Semua Terlibat, SMPN 2 Bontang Libatkan Siswa Daur Ulang Sampah Plastik

Keterlibatan seluruh siswa menjadi kunci keberhasilan program daur ulang sampah di SMPN 2 Bontang.

R
Hasil karya siswa-siswi SMPN 2 Bontang.
Hasil karya siswa-siswi SMPN 2 Bontang. | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - Keterlibatan seluruh siswa menjadi kunci keberhasilan program daur ulang sampah di SMPN 2 Bontang. Tidak ada yang dikecualikan, semua siswa turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Setiap kelas diberikan tanggung jawab untuk menghasilkan karya dari botol plastik. Pembagian tugas ini membuat siswa merasa memiliki peran dalam program tersebut.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMPN 2 Bontang, Jumadi mengatakan bahwa pendekatan ini bertujuan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama. Siswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga pelaku utama dalam kegiatan.

Baca Juga: Kenali Tahapannya, SMPN 5 Bontang Tempuh Ulang Jalur Adiwiyata Mandiri

"Dalam prosesnya, siswa bekerja secara berkelompok. Mereka saling berbagi tugas, mulai dari mengumpulkan bahan hingga merangkai produk," ucapnya, Kamis (2/4/2026).

Kegiatan ini juga mempererat hubungan antar siswa. Mereka belajar berkomunikasi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama.

Hasil karya yang dihasilkan menjadi kebanggaan bersama. Setiap kelas berlomba-lomba menampilkan hasil terbaik mereka.

Selain itu, kegiatan ini juga membentuk kebiasaan positif dalam mengelola sampah. Siswa menjadi lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga: Wali Kota Lobi Kementerian PUPR Atasi Banjir Rob Kawasan Bontang Kuala

"Kami berharap partisipasi aktif ini dapat terus terjaga dan menjadi budaya yang melekat di kalangan siswa," tutupnya. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu