Portalbontang.com, Indramayu - Media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh beredarnya sebuah rekaman video viral yang sangat menegangkan publik.
Tayangan tersebut merekam kepanikan warga terkait sebuah kendaraan operasional di wilayah Indramayu, Jawa Barat.
Tampak seorang ibu menangis histeris memeluk ban sebuah mobil MBG karena menduga anaknya telah terlindas.
Baca Juga: Disdikbud Bontang Apresiasi Sinergi Orang Tua dalam Munaqosah
Insiden yang memicu kerumunan massa ini diketahui terjadi di kawasan Kecamatan Krangkeng pada Jumat (10/4/2026).
Menanggapi simpang siur informasi, Farid selaku pemilik SPPG An-Nur akhirnya memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut.
“Jadi ada anak kecil biasa guyonan dan anak kecil itu mainan di belakang ban mobil depan. Nah sopir mobil angkutan MBG tidak tahu dan naik ke atas,” ucap Farid.
Ia menegaskan bahwa insiden fatal yang dikhawatirkan oleh warga dan warganet sebenarnya tidak pernah terjadi.
Baca Juga: Lalui Ujian Tertutup, 230 Siswa SD IT Yabis Tampil di Munaqosah
“Sebenarnya itu di belakang ban dan sopir itu berangkat. Enggak kelindas cuma masyarakat sekitar teriak-teriak seakan-akan kelindas,” imbuhnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak pengelola tetap membawa sang balita berusia tiga tahun itu ke rumah sakit.
“Dicek sampai ke rumah sakit, sampai dokter, sampai ada aparat kepolisian, ada camat menyaksikan semua ternyata nggak ada yang patah, nggak ada yang luka,” paparnya.
Baca Juga: Jangan Dibuang! Ini Tips Merawat iPad Lama Tetap Jadi Gadget Awet dan Berguna
Farid memastikan bahwa balita tersebut hanya mengalami syok ringan dan kini kondisinya telah kembali normal.
“Memang anaknya masih sehat, cuma gemeter aja dan sekarang sudah mainan lagi, lari-lari,” tambahnya.
Kedua belah pihak pun telah menyelesaikan kesalahpahaman ini dengan jalur kekeluargaan tanpa adanya tuntutan.
“Nggak ada apa-ada, orang tua juga tidak mempermasalahkan. Semuanya sudah mengerti keadaan dan menerima,” lanjutnya. ***