Portalbontang.com, Bontang - SMPN 2 Bontang menyatakan masih siap menghadapi rencana pensiunnya tiga tenaga pengajar pada tahun 2026 dengan memaksimalkan jumlah guru aktif yang tersedia saat ini.
Waka Kurikulum SMPN 2 Bontang, Jumadi, mengatakan saat ini sekolah memiliki total 43 guru aktif yang masih menjalankan proses pembelajaran. Menurutnya, jumlah tersebut sementara masih memungkinkan untuk dilakukan penyesuaian pembagian jam mengajar.
“Kami masih punya 43 guru aktif. Sedanhkan, tiga guru yang dijadwalkan pensiun berasal dari mata pelajaran seni budaya, IPA, dan Bahasa Inggris," bebernya, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga: Semua Terlibat, SMPN 2 Bontang Libatkan Siswa Daur Ulang Sampah Plastik
Meski nantinya akan ada pengurangan tenaga pengajar, sekolah menilai kegiatan belajar mengajar masih dapat berjalan dengan sistem penyesuaian internal.
“Kalau guru belum sampai batas maksimal jam mengajar, masih bisa dibantu penambahan jam,” katanya.
Jumadi menerangkan, seorang guru maksimal dapat mengajar hingga 40 jam pelajaran dalam satu minggu.
Karena itu, guru yang masih memiliki kekurangan jam mengajar sementara dapat membantu mengisi kebutuhan pembelajaran di sekolah.
Baca Juga: Maksimalkan 43 Guru yang Ada, SMPN 2 Bontang Perkuat Strategi Internal
Selain itu, pihak sekolah juga telah melaporkan rencana pensiun tiga guru tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang.
"Kami berharap nantinya ada dukungan tambahan tenaga pengajar agar distribusi beban mengajar di SMPN 2 Bontang tetap seimbang setelah tiga guru memasuki masa pensiun," tutupnya. (adv)