Portalbontang.com, Bontang - SMP Negeri 3 Bontang terus memperkuat berbagai persiapan menjelang pelaksanaan penilaian akreditasi ulang yang dijadwalkan berlangsung pada tahun depan.
Sekolah tersebut diketahui telah menyandang predikat akreditasi A sejak 2004 dan belum pernah mengalami penurunan nilai hingga saat ini.
Capaian tersebut menjadi salah satu kebanggaan bagi SMPN 3 Bontang karena menunjukkan kualitas pengelolaan sekolah yang mampu dipertahankan secara konsisten selama lebih dari dua dekade.
Baca Juga: SMPN 3 Bontang Incar Prestasi Provinsi Setelah Juara Tari Kota
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rahayu Novita mengatakan seluruh tenaga pendidik dan staf sekolah kini mulai melakukan berbagai pembenahan untuk menghadapi proses penilaian mendatang.
“Kami ingin mempertahankan hasil yang selama ini sudah dicapai dengan kerja sama semua pihak,” katanya, Kamis (21/5/2026).
Ia menjelaskan salah satu fokus utama yang saat ini diperkuat ialah kesiapan administrasi sekolah. Seluruh dokumen pembelajaran dan data pendukung lain terus diperbarui agar sesuai dengan kebutuhan penilaian akreditasi terbaru.
Menurutnya, sistem penilaian saat ini lebih menekankan kesiapan dokumen digital dibanding penggunaan berkas fisik seperti sebelumnya. Karena itu, sekolah harus memastikan seluruh data tersimpan secara lengkap dan mudah diakses.
Baca Juga: SMPN 3 Bontang Gunakan Seni Pantomim untuk Edukasi Lingkungan
Untuk mendukung hal tersebut, SMPN 3 Bontang telah mengembangkan sistem bank data digital yang berisi berbagai arsip penting sekolah. Mulai dari jadwal pelajaran, laporan kegiatan, administrasi guru, hingga dokumen akademik siswa tersimpan secara terstruktur.
Rahayu menuturkan kesiapan administrasi menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian asesor nantinya. Sebab asesor akan memeriksa kesesuaian data dan bukti kegiatan sekolah melalui sistem yang telah tersedia.
“Semua data kami simpan rapi karena asesor nantinya akan mengecek kesesuaian dokumen melalui sistem,” jelasnya.
Dengan pengalaman mempertahankan akreditasi A selama 22 tahun, pihak sekolah optimistis mampu kembali memperoleh hasil terbaik dalam penilaian mendatang. (adv)