SDN 003 Bontang Utara Fokus Pembiasaan Karakter Religius Sejak Usia Dini

SDN 003 Bontang Utara terus memperkuat pembentukan karakter religius peserta didik melalui pembiasaan tadarus Al-Qur’an dan salat duha.

R
SDN 003 Bontang Utara.
SDN 003 Bontang Utara. | Foto: Rhae/Portalbontang.com

Portalbontang.com, Bontang - SDN 003 Bontang Utara terus memperkuat pembentukan karakter religius peserta didik melalui pembiasaan tadarus Al-Qur’an dan salat duha yang dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Program ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini, sekaligus membentuk kebiasaan positif yang diharapkan melekat hingga siswa dewasa nanti. 

Pembiasaan tersebut dinilai penting sebagai fondasi dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan kepribadian yang baik.

Baca Juga: Usir Kolesterol dan Begah! Ini 6 Buah Penawar Usai Makan Daging Kambing

Setiap hari sekolah, aktivitas dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Para siswa terlebih dahulu melaksanakan tadarus bersama, dilanjutkan dengan salat duha secara berjamaah dengan pendampingan guru.

Suasana pagi di lingkungan sekolah pun terasa lebih khidmat dan tertib. Sebelum memasuki ruang kelas, siswa dibiasakan memulai hari dengan kegiatan yang menanamkan ketenangan, kedisiplinan, dan kesadaran spiritual.

Kepala SD Negeri 003 Bontang Utara, Abdillah, mengatakan kegiatan tersebut bukanlah program baru. 

Menurutnya, pembiasaan religius ini telah diterapkan jauh sebelum adanya edaran pemerintah terkait pelaksanaan salat duha di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Awas! Dokter Ingatkan Bahaya Batu Ginjal Akibat Kalap Makan Jeroan Kurban

Ia menjelaskan, sejak awal pihak sekolah meyakini bahwa pendidikan karakter harus dibangun melalui praktik nyata yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya melalui penyampaian teori di dalam kelas.

“Kegiatan ini sudah kami lakukan sejak sebelum adanya edaran pemerintah tentang salat duha pagi di sekolah,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026).

Menurutnya, anak-anak usia sekolah dasar berada pada fase penting pembentukan kebiasaan. Apa yang dilakukan secara berulang setiap hari akan membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku mereka di masa mendatang.

Baca Juga: Salat Iduladha di Stadion Bessai Berinta, PDM Bontang Salurkan 40 Hewan Kurban untuk 2.150 Warga

Karena itu, sekolah berkomitmen menjadikan pembiasaan religius sebagai bagian dari budaya sekolah yang terus dijaga keberlangsungannya. Tidak hanya sebagai rutinitas seremonial, tetapi benar-benar menjadi sarana pendidikan karakter yang membekas pada diri siswa.

Dalam pelaksanaannya, seluruh guru turut berperan aktif mendampingi siswa. Mereka memastikan setiap rangkaian kegiatan berjalan tertib sekaligus memberikan contoh langsung tentang pentingnya menjaga kedisiplinan dalam beribadah.

Selain menanamkan nilai spiritual, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan di antara siswa. Melalui kebiasaan beribadah bersama, anak-anak belajar saling menghargai, bekerja sama, dan membangun lingkungan sekolah yang harmonis.

Abdillah menambahkan, pembentukan karakter religius menjadi salah satu prioritas sekolah di tengah tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Baca Juga: Sapi Kurban Presiden RI Berbobot 732,5 Kg Tiba di Bontang, Ini Penampakannya!

Ia berharap, melalui pembiasaan sederhana namun konsisten ini, para siswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Kami berharap kebiasaan ini membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak baik,” tutupnya. (adv)

info

Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

Editor: M Zulfikar A

Menu