Portalbontang.com, Bontang - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bontang telah mematangkan persiapan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah.
Ibadah sunah muakad tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada hari Rabu, 27 Mei 2026 Masehi, bertepatan dengan 10 Zulhijah 1447 H.
Ketua PDM Bontang, H. Mustamar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lima titik lokasi untuk memfasilitasi jemaah yang tersebar di berbagai wilayah.
Baca Juga: Wali Kota Neni Lantik 4 Kadis dan 10 Kepala Sekolah, Tekankan Sekolah Bebas Bullying
Pelaksanaan salat di seluruh lokasi akan dimulai secara serentak pada pukul 06.30 WITA hingga selesai.
"Alhamdulillah, kami telah menetapkan lima titik lokasi, baik di fasilitas umum maupun masjid, agar masyarakat lebih mudah menjangkau tempat Salat Iduladha," ujar H. Mustamar.
Dilansir dari situs resmi PDM Bontang, lokasi pertama dipusatkan di Stadion Bessai Berinta, dengan DR. Muhammad Iffan Fanani MSM, CIA, CA bertindak sebagai khatib, dan Ustaz Reka Anshori, SP sebagai imam.
Titik kedua berada di Sport Center Loktuan, di mana H. Rahmad Budiono, M.Pd akan bertugas sebagai khatib dan H. Jamaludin sebagai imam.
Baca Juga: Masuk 1 Zulhijah, Umat Islam yang Berkurban Diminta Tak Potong Rambut dan Kuku, Ini Alasannya
Bagi warga di wilayah barat, pelaksanaan digelar di Sekolah Kreatif Muhammadiyah 2 Bontang Barat dengan Ustaz H. Lukman Hakim Saram, LC, M.Pd merangkap sebagai khatib dan imam.
Lokasi keempat diselenggarakan di Masjid Al Ikhlas Muhammadiyah, menghadirkan Ustaz H. Jamariah selaku khatib dan Ustaz Jumahri selaku imam.
Terakhir, titik kelima berada di Masjid Fastabiqul Khoirat yang akan dipimpin oleh Ustaz Syahiruddin, S.Pd.I, baik sebagai khatib maupun imam.
Baca Juga: Jangan Asal Beli! Ini Ciri-Ciri Hewan Kurban Sehat dan Bebas Penyakit Menurut Dinkes Kaltim
Untuk menjaga kelancaran dan kekhusyukan ibadah, H. Mustamar menitipkan tiga imbauan penting bagi seluruh jemaah yang akan hadir.
"Kami mengimbau jemaah untuk hadir lebih awal, membawa sajadah masing-masing dari rumah, serta senantiasa menjaga ketertiban dan kebersihan lokasi salat," pesan H. Mustamar menutup keterangannya. ***