Portalbontang.com, Malang - Inovasi teknologi kembali membuktikan perannya dalam memberikan solusi nyata atas berbagai permasalahan di masyarakat luas.
Sebuah terobosan digital baru saja diciptakan untuk menjawab kendala operasional dalam distribusi makanan di sekolah.
Inovasi tersebut diinisiasi oleh Muhammad Daffa Azmi, seorang Mahasiswa UMM dari program studi Ilmu Komunikasi.
Baca Juga: Sekolah di Bontang dengan Rombel Terbatas Tetap Dioptimalkan di SPMB 2026
Pemuda asal Banjarbaru ini merancang sebuah platform yang diberi nama Aplikasi NutriTrack MBG.
Platform digital ini dirancang khusus untuk memantau dan mengevaluasi jalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara real-time.
Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu mengatasi berbagai isu lapangan, seperti keterlambatan distribusi hingga kasus keracunan.
“Program MBG ini adalah langkah pemerintah untuk memberikan gizi terbaik bagi anak-anak. Tapi faktanya di lapangan masih ada beberapa kasus seperti keracunan, keterlambatan distribusi, sampai makanan yang dilaporkan berbau tidak sedap,” jelas Daffa.
Baca Juga: Sejumlah SD di Bontang Hanya Buka Satu Rombel
Aplikasi ini dibekali fitur transparansi informasi gizi yang merincikan kandungan kalori dan protein dari setiap porsi makanan.
Selain itu, sistem pelacakan real-time memastikan makanan tiba tepat waktu sesuai dengan tenggat yang telah ditentukan.
Berkat inovasinya, Daffa dan tim sukses memborong tiga penghargaan bergengsi di ajang International Youth Innovation Summit #20.
Baca Juga: Anak Pesisir Bontang Dapat Prioritas Masuk SD Lewat Jalur Afirmasi
Kompetisi berskala internasional yang digelar di Malaysia-Singapura itu menantang peserta merumuskan solusi berbasis SDGs.
“Ini pertama kalinya saya ke luar negeri bukan untuk jalan-jalan, tapi untuk belajar dan mencari pengalaman,” tuturnya.
Daffa membuktikan bahwa ide solutif yang berangkat dari realita lokal mampu bersaing dan diakui di kancah global.
“Kita tidak boleh takut mencoba hal baru. Kalau kita tidak mencoba, kita tidak akan tahu bagaimana hasilnya. Jangan pernah takut untuk bermimpi besar,” pungkasnya. ***