Portalbontang.com, Bontang - SDN 010 Bontang Utara menghadirkan cara unik untuk mendukung pembelajaran baca Al-Qur’an bagi siswa.
Sekolah memanfaatkan program kencleng sedekah subuh sebagai sumber pendanaan kerja sama dengan lembaga As-Syamil.
Program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Bontang Al-Qur’an Academy yang mulai diterapkan pada tahun ini.
Baca Juga: Pakar Pangan UMM Bagikan Tips Aman Makan Daging Kurban Tanpa Khawatir Asam Urat
Kepala SDN 010 Bontang Utara, Nuruly Kesuma Ningrum, menjelaskan seluruh siswa mendapatkan kencleng yang dibawa pulang ke rumah untuk diisi secara sukarela oleh keluarga.
Setiap bulan, kencleng itu dikumpulkan kembali ke sekolah untuk dihitung bersama sebelum hasilnya diserahkan kepada pihak As-Syamil sebagai dukungan operasional pembelajaran.
“Ini sifatnya sukarela, tidak ada patokan nominal. Berapa pun yang terkumpul, itulah yang kami serahkan. Kalau ternyata kurang, pihak As-Syamil yang menanggung kekurangannya,” katanya, Selasa (26/5/2026).
Menurut Nuruly, skema tersebut tidak hanya membantu keberlangsungan program, tetapi juga menanamkan nilai berbagi dan kebiasaan bersedekah kepada siswa sejak dini.
“Anak-anak belajar menabung, belajar berbagi, dan memahami makna gotong royong. Jadi manfaatnya bukan hanya untuk program mengaji, tetapi juga pembentukan karakter,” ujarnya.
Ia menambahkan, transparansi pengelolaan dana menjadi perhatian utama sekolah. Setiap bulan, hasil pengumpulan dilaporkan kepada orang tua berdasarkan jumlah per kelas.
Langkah ini sekaligus menjadi bentuk akuntabilitas sekolah dalam menjalankan program bersama mitra eksternal.
Baca Juga: Usir Kolesterol dan Begah! Ini 6 Buah Penawar Usai Makan Daging Kambing
Nuruly menyebut respons orang tua cukup positif karena sebelum pelaksanaan program, sekolah terlebih dahulu melakukan sosialisasi dan kesepakatan bersama.
“Semua kami sampaikan di awal kepada orang tua. Jadi mereka memahami tujuan program ini dan mendukung penuh pelaksanaannya,” tuturnya. (adv)