Portalbontang.com, Malaysia - Langkah strategis bertaraf internasional terus diambil oleh jejaring pendidikan di Kota Bontang guna meningkatkan mutu pengajaran.
Sekolah Kreatif Muhammadiyah Bontang saat ini tengah menjajaki peluang kerja sama internasional dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM).
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kota Taman.
Baca Juga: LPPA Aisyiyah Jatim Gelar Kelas Kebijakan Publik, Ratusan Kader Bahas Tantangan Perempuan
Penjajakan ini diinisiasi melalui pertemuan intensif di Malaysia pada Jumat (22/5/2026).
Kepada redaksi, utusan Sekolah Kreatif Muhammadiyah Bontang, Maulidi Dhuha Yaum Mubarok, S.H., S.Pd., Gr., M.H., menyampaikan telah berdiskusi langsung dengan pakar di Psychological Centre UMAM, Amni Salsbila binti Sabli, M.Sc.
Diskusi antarnegara tersebut berfokus pada penanganan, metode pembelajaran, serta pemenuhan fasilitas penunjang bagi anak-anak istimewa yang di Malaysia akrab disebut "anak khas" atau "special kids".
Amni menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmen penuhnya untuk mendampingi Sekolah Kreatif Muhammadiyah Bontang secara mendalam.
Baca Juga: Warga Bontang, Ini Daftar Lengkap Lokasi, Imam, dan Khatib Salat Iduladha Muhammadiyah 1447 H
Bahkan, ia menawarkan kesiapannya untuk hadir langsung membagikan ilmu ke Kota Bontang jika diundang oleh pihak sekolah.
"Siapkan alat-alatnya, saya siap kongsi ilmu," ungkap Amni antusias memberikan komitmennya.
Lebih lanjut, ia juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi Persyarikatan Muhammadiyah Kota Bontang maupun manajemen sekolah untuk melakukan lawatan balasan.
Baca Juga: Wali Kota Neni Lantik 4 Kadis dan 10 Kepala Sekolah, Tekankan Sekolah Bebas Bullying
"Atau saat lawatan ke UMAM, saya tunjuk mana-mana keperluan yang dapat menjayakan sekolah bapak," tambahnya dalam logat Melayu yang khas dan hangat.
Pertemuan ini tak hanya membahas teori, tetapi juga membuka akses jejaring ke pusat-pusat terapi eksternal terkemuka di Malaysia.
Salah satunya adalah The Passion Hub Child Therapy Centre di George Town, Penang, yang dikenal sebagai pusat terapi modern berstandar tinggi.
Sebagai gambaran kualitas, biaya layanan terapi di fasilitas ternama tersebut mencapai RM 2.000 atau sekitar Rp 8,9 juta per bulannya.
Baca Juga: Masuk 1 Zulhijah, Umat Islam yang Berkurban Diminta Tak Potong Rambut dan Kuku, Ini Alasannya
Melalui jejaring profesional Amni, Sekolah Kreatif Muhammadiyah Bontang akan difasilitasi untuk mempelajari dan mengadopsi instrumen serta Alat Permainan Edukatif (APE) terbaik dari sana.
Rencana kehadiran pakar psikologi dari UMAM ke Kota Bontang kelak diprediksi akan menghidupkan ruang diskusi interaktif bagi para pendidik lokal.
Kerja sama ini diharapkan mampu mentransformasi Sekolah Kreatif Muhammadiyah Bontang menjadi lembaga pendidikan inklusi percontohan yang memfasilitasi tumbuh kembang "special kids" berkualitas dunia. ***